Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 12 OKU

Rincian Anggaran BOS Dinilai Janggal
Pegiat Anti Korupsi OKU, D. Erwin Susanto SH, akhirnya angkat bicara. Ia menuntut keterbukaan penuh dari pihak manajemen sekolah.

“Jika tidak terbuka, tentu ini menimbulkan kecurigaan publik,” ujar Erwin saat memberikan tanggapan hukum.

Erwin menegaskan akan segera mendalami potensi kerugian negara ini. Pihaknya siap menyeret temuan tersebut ke ranah hukum.

Pihak Sekolah Pilih Bungkam
Modus operandi yang dicurigai meliputi pengadaan fiktif hingga mark up harga. Selain itu, terdapat dugaan manipulasi data laporan kegiatan sekolah.

Baca Juga :   Polsek Baturaja Timur Olah TKP Ulang

Masyarakat mendesak adanya pemeriksaan menyeluruh terhadap laporan keuangan tersebut. Transparansi merupakan syarat mutlak dalam pengelolaan anggaran pendidikan.

Kepala SMAN 12 OKU, Mashudi Majeri, hingga kini tetap bungkam. Ia tidak memberikan jawaban atas surat konfirmasi resmi yang dikirimkan.

Persoalan ini kini menjadi sorotan tajam di Kabupaten OKU. Publik menunggu langkah tegas dari pihak berwenang. (*)