### Tingkatkan Skill Tukang Konstruksi Lokal

Instruktur SMBR membimbing para tukang melakukan praktik pencampuran material beton secara benar dan presisi.
TRANSPARANN.ID, OKI – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menggelar program Akademi Jago Bangunan di Kabupaten OKI. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada sektor konstruksi lokal.
Acara ini berlangsung meriah di Pucuk Resto Dinesti Land pada Selasa (28/4). Sebanyak 50 tukang bangunan dari berbagai wilayah di OKI antusias mengikuti pelatihan ini.
General Manager of Sales SMBR, Kartha Kurniadi, hadir langsung untuk membuka agenda tersebut. Ia menjelaskan bahwa para pekerja konstruksi harus mampu menghasilkan pekerjaan berstandar tinggi.
Also Read
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian SMBR terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja di daerah,” jelas Kartha Kurniadi.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi teknis yang sangat aplikatif. Materi tersebut meliputi pemahaman produk, standar mutu, hingga teknik mix design.
Selain itu, para ahli memberikan edukasi mengenai metode perawatan beton yang tepat. Hal ini sangat penting untuk memastikan hasil konstruksi tetap kuat dan tahan lama.
Kartha menegaskan bahwa tukang bangunan memiliki peran strategis dalam industri ini. Mereka sering kali menjadi penentu utama dalam pemilihan material bangunan oleh pemilik rumah.
“Bapak-bapak tukang merupakan influencer owner dalam pengambilan keputusan material bangunan,” ungkap Kartha di hadapan peserta.
Ia juga menambahkan bahwa pengalaman tukang menjadi modal utama dalam menentukan kualitas. Melalui program ini, SMBR ingin para peserta mengoptimalkan pemanfaatan produk semen.
“Kami berharap peserta semakin memahami teknik konstruksi yang tepat dan optimal,” tambahnya.
Secara konsisten, SMBR terus menghadirkan program ini di berbagai daerah di Indonesia. Strategi ini terbukti efektif memperkuat hubungan perusahaan dengan para pemangku kepentingan.
Langkah nyata ini juga menjadi bagian dari visi besar mendorong pembangunan berkelanjutan. Dengan tenaga kerja kompeten, kualitas infrastruktur nasional akan semakin meningkat. (*)
















