Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD OKU, Dadi Sutiadi, mengatakan pencarian memasuki hari kedua. “Kami menyisir sisi kiri dan kanan sungai, menggunakan teknik serkel air untuk menjangkau dasar. Radius pencarian diperluas hingga tiga kilometer,” ujarnya.
Di tepi sungai, keluarga korban duduk beralas tikar, menatap aliran air yang terus bergerak. Setiap riak membuat mereka menahan napas, berharap itu adalah tanda Rehan ditemukan.
Wajah-wajah lelah tak mampu menyembunyikan kecemasan, namun harapan tetap menyala di tengah derasnya arus Sungai Ogan. (bet)












