Sementara itu, meski pintu ruangan Fraksi Perindo Karya Nusantara, Fraksi PPP dan PKS, serta Fraksi PKB terbuka lebar, isinya kosong melompong. Tak ada satupun batang hidung anggota dewan yang terlihat di sana.
Lantas, kemana para wakil rakyat ini?
Alih-alih bersiap di ruang sidang, sejumlah anggota DPRD justru terpantau bergerombol di ruang Badan Kehormatan (BK). Mereka yang terlihat “bersembunyi” di sana antara lain Suharman, Densi Hermanto, Andaran Simbolon, Tulus Effendi, Azuzanri, Yolandre, Joni Awalludin, Dina Ristika, Kamaludin, dan Muslimin.
Situasi semakin memprihatinkan karena sang nahkoda parlemen, Ketua DPRD OKU Sahril Elmi, justru belum kelihatan dari lokasi. Stafnya berkilah bahwa sang ketua baru akan menampakkan diri jika jumlah anggota sudah memenuhi kuorum.
Sebaliknya, Wakil Ketua DPRD OKU, Rudi Hartono, memilih bertahan di ruang kerjanya.
Akibat ketidakjelasan ini, para pejabat eselon mulai dari Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bagian hingga Camat, terpaksa menelan pil pahit. Mereka masih setia menunggu tanpa kepastian kapan palu sidang akan diketuk. (bet)












