Detik-Detik Penangkapan Pelaku Perusakan Pos Lantas di Baturaja

Saat pelaku mengejar salah satu anggota Opsnal, Aiptu D, anggota tersebut terus meyakinkan pelaku bahwa mereka adalah polisi. Anggota juga sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak enam kali.

“Kami melakukan tembakan peringatan untuk meyakinkan pelaku bahwa petugas kami benar – benar anggota Polisi, berharap pelaku tidak melawan dan menghentikan penyerangan serta ancaman. Tujuannya agar pelaku bisa lebih soft atau lebih dingin. Namun sebaliknya, pelaku terus mengejar Aiptu D,” jelas Kapolres.

Baca Juga :   Bravo Polres OKU, Pelaku Penusukan Lorong Aldos Ditangkap

Pelaku Dilumpuhkan untuk Keselamatan Petugas

Sementara ketiga anggota Opsnal terus mundur, pelaku mengeluarkan gestur tubuh akan melempar benda bulat berwarna hitam di tangan kirinya sambil mengancam dengan kata-kata, “Kuledakkan kau.” Pada jarak sekitar satu meter, anggota Opsnal tersebut terjatuh di jalan. Selain ancaman ledakan, di pinggang pelaku juga terlihat senjata tajam berbentuk badik.

“Dengan mempertimbangkan faktor keamanan petugas, anggota kami mempertahankan diri dan melakukan penembakan langsung kepada pelaku sebanyak dua kali. Peluru mengenai bagian perut sebelah kiri dan bahu sebelah kiri,” ujar Endro.

Baca Juga :   Tengkorak Manusia Ditemukan di Hutan
foto : transparann.id
Jasad P dievakuasi dari RSUD Ibnu Soetowo Baturaja ke rumah duka di Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur.

Setelah tertembak, pelaku tergeletak di jalan. Anggota polisi segera membawa kendaraan dan dibantu oleh beberapa masyarakat dan anggota TNI, mengevakuasi Padly ke RSUD Ibnu Soetowo Baturaja. (bet)