Fakta Unik dan Sejarah Hagia Sophia

Kubah utama menjulang lebih dari 50 meter. Posisi ini memberikan pemandangan yang sangat dramatis. Terdapat 40 jendela di bawah dasar kubah. Jendela ini memasukkan cahaya matahari ke dalam ruangan. Pantulan cahaya memberikan efek visual yang sungguh menakjubkan. Atap raksasa itu pun seolah melayang di udara.

  1. Menggunakan Bahan Bangunan Terbaik
    Hagia Sophia adalah mahakarya arsitektur Bizantium paling signifikan. Ukurannya fantastis, yakni panjang 82 meter dan lebar 73 meter. Denah aslinya hampir berbentuk persegi. Namun, atap kubah membuatnya terasa seperti persegi panjang. Desainnya sangat megah dan juga rumit. Arsitek Bizantium setelahnya tidak mampu meniru kemegahan ini.

Interiornya menggunakan 104 kolom marmer pilihan. Marmer ini berasal dari Kuil Artemis di Efesus dan Mesir. Dinding dan lantainya menggunakan marmer warna-warni dari Anatolia. Material dari seluruh penjuru kekaisaran berpadu di sini.

Baca Juga :   Jelajah Al Balad, Kota Tua di Jeddah

Beberapa dekorasi asli mungkin telah hilang dimakan usia. Akan tetapi, pilar-pilar yang utuh tetap berdiri kokoh. Ukiran kepala kolom juga terlihat sangat detail. Hal ini membuktikan kehebatan Hagia Sophia di mata dunia.

  1. Simbol Spiritual di Balik Kilau Mosaik
    Hagia Sophia menyimpan koleksi mosaik emas yang luar biasa. Mosaik ini penting untuk sejarah seni Bizantium. Seniman membuatnya dengan teknik yang sangat tinggi. Mereka memiringkan batu kecil untuk menangkap cahaya maksimal. Seniman juga mencampur kubus perak di latar belakang. Tujuannya agar ruangan redup tetap terlihat berkilau dan megah.
Baca Juga :   Megahnya Masjid Bibi-Khanym di Samarkand

Mosaik menampilkan bentuk ikonik anggun berlatar belakang emas. Contohnya adalah mosaik Bunda Maria dan Bayi Yesus. Gambar para santo dan uskup suci menghiasi dinding gereja. Selain itu, terdapat kaligrafi Allah, Muhammad, dan Sahabat Nabi. Penataan gambar suci ini menjadi standar gereja Bizantium. Figur penting berada di posisi strategis. Hal ini menciptakan suasana spiritual yang sangat kuat.

  1. Gli, Kucing Penjaga Hagia Sophia
    Gli adalah kucing ikonik penghuni Hagia Sophia. Ia lahir di sana pada tahun 2004 silam. Kucing ini menjadi simbol kasih sayang bagi para turis. Namanya mendunia pada tahun 2009. Presiden Barack Obama dan Recep Tayyip Erdoğan sempat mengelusnya.
Baca Juga :   Pesona Desa Wisata Sidowayah Klaten

Ketenaran Gli melonjak saat status bangunan berubah pada 2020. Pemerintah memastikan Gli tetap tinggal di sana. Sayangnya, Gli mati pada 7 November 2020. Ia sempat menerima perawatan di klinik hewan.

Kematian kucing ramah ini mengundang simpati seluruh dunia. Banyak orang merasa kehilangan sosok penjaga setia. Gli akhirnya dimakamkan di taman Hagia Sophia. Taman ini menjadi rumahnya selama 16 tahun.

Kesimpulan
Hagia Sophia bukan sekadar bangunan megah biasa. Bangunan ini adalah simbol pertemuan peradaban lintas zaman. UNESCO menetapkannya sebagai Situs Warisan Dunia pada 1985. Bangunan ini masuk dalam Kawasan Bersejarah Istanbul. Berbagai lokasi bersejarah lainnya juga masuk dalam kawasan ini. (*)