Bapang.Shinta

Struktur utama Candi Ngetos yang terbuat dari bata merah khas era Majapahit di Nganjuk, Jawa Timur.
Terlihat jelas ornamen kepala Kala yang besar di bagian atas badan candi di bawah langit biru cerah dengan gumpalan awan.

### Situs Majapahit di Nganjuk yang Penuh Misteri

 Mengintip jejak pendharmaan Raja Hayam Wuruk di Candi Ngetos, Nganjuk.
foto : net
SISA KEJAYAAN : Kemegahan struktur bata merah Candi Ngetos di lereng Gunung Wilis, Nganjuk. Situs yang dibangun pada abad ke-15 ini diyakini para sejarawan sebagai tempat pendharmaan atau penghormatan bagi Raja Hayam Wuruk, penguasa terbesar Kerajaan Majapahit.

TRANSPARANN.ID, NGANJUK – Kabupaten Nganjuk menyimpan permata sejarah yang memikat dunia arkeologi.

Candi Ngetos Nganjuk berdiri kokoh sebagai saksi bisu kejayaan Kerajaan Majapahit. Bangunan berbahan bata merah ini terletak di lereng Gunung Wilis.

Para ahli meyakini candi ini berkaitan erat dengan sosok Raja Hayam Wuruk. Beliau adalah pemimpin terbesar dalam sejarah Nusantara.

Wisata Sejarah Jawa Timur ini menawarkan narasi masa lalu yang sangat kuat. Pengunjung bisa merasakan atmosfer abad ke-15 di sini.

Struktur bangunan ini memiliki corak Hindu yang kental. Lokasinya berada di Desa Ngetos, sekitar 17 kilometer dari pusat kota.

Akses menuju lokasi sangat mudah bagi para wisatawan. Candi ini tetap berdiri meski kondisinya tidak lagi utuh.

Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Raja?
Keberadaan candi ini memicu diskusi panjang di kalangan sejarawan. Banyak yang percaya tempat ini adalah lokasi pendharmaan raja.

Raja Hayam Wuruk wafat pada akhir abad ke-14. Sejarah Nganjuk mencatat keterkaitan erat wilayah ini dengan keluarga kerajaan.

Pegiat sejarah dari Komunitas Pencinta Sejarah Nganjuk, Sukadi, memberikan pandangannya. Ia mengutip data sejarah mengenai fungsi utama bangunan ini.

Kawasan ini dikenal sebagai Paramasakapura dalam catatan kuno. “Dalam pendharmaan tersebut yang disimpan di Candi Ngetos hanya sebagian abu kremasi Hayam Wuruk,” ujar Sukadi.

Namun, teori ini mendapatkan tanggapan beragam dari pihak pengelola. Aris Trio Effendi, juru pelihara candi, memberikan sudut pandang berbeda. Ia menekankan pentingnya bukti fisik dan catatan tertulis.

“Belum ada bukti tertulis yang menyatakan abu raja benar-benar disimpan di sini,” tegas Aris.

Menurutnya, situs ini lebih tepat disebut sebagai tempat penghormatan. Masyarakat masa lalu membangunnya untuk memuliakan jasa sang raja. Meskipun begitu, aura kesakralan tetap terasa sangat kuat di sana.

Arsitektur Bata Merah Khas Majapahit
Candi Ngetos memiliki ciri arsitektur yang sangat unik. Berbeda dengan candi di Jawa Tengah, situs ini menggunakan bata merah.

Material ini merupakan ciri khas utama bangunan era Majapahit. Penggunaan bata membuat tampilan candi berwarna merah kecokelatan yang indah.

Ukuran bangunan utama mencapai tinggi sekitar 10 meter. Lebar strukturnya mencapai 9,1 meter pada bagian dasarnya.

Sayangnya, banyak relief asli yang kini telah sirna. Faktor cuaca dan usia menjadi penyebab utama kerusakan tersebut.

Pintu masuk candi menghadap ke arah barat. Hal ini berkaitan dengan filosofi matahari terbenam. Di bagian atas, terdapat hiasan kepala Kala yang besar. Wajah Kala tampak menyeramkan sebagai simbol penolak bala.

Sejarawan menduga kompleks ini dahulu sangat luas. Terdapat pagar melingkar yang mengelilingi bangunan utama. Struktur ini menunjukkan bahwa Candi Ngetos adalah tempat yang sangat suci.

Sinkretisme Agama dan Fungsi Spiritual
Temuan arkeologis menunjukkan adanya perpaduan kepercayaan yang unik. Para ahli menemukan arca Siwa dan arca Wisnu di lokasi.

Hal ini menandakan corak sinkretisme Siwa-Wisnu pada masa itu. Arca Siwa diduga menjadi pusat pemujaan utama.

Sayangnya, arca-arca asli tersebut kini sudah tidak di lokasi. Sebagian disimpan di museum untuk keamanan.

Meski begitu, nilai spiritual candi ini tidak pernah pudar. Umat Hindu masih sering datang untuk melakukan ibadah.

Sukadi menambahkan bahwa pemilihan lokasi ini sangat bermakna. Gunung Wilis dianggap sebagai replika Gunung Mahameru. Dalam kosmologi Hindu, Mahameru adalah tempat bersemayamnya para dewa.

“Lokasi ini dipilih karena Gunung Wilis dianggap menyerupai kesucian Gunung Mahameru,” jelas Sukadi kembali.

Hingga kini, warga setempat menjaga kelestarian situs ini dengan baik. Candi Ngetos bukan sekadar tumpukan bata tua.

Ia adalah identitas dan kebanggaan bagi masyarakat Nganjuk. Pengunjung selalu diingatkan untuk menjaga kebersihan selama berada di area situs.

Eksistensi Candi Ngetos membuktikan kejayaan peradaban masa lalu. Situs ini menjadi jembatan informasi bagi generasi masa depan. Mari kita lestarikan warisan budaya agung ini bersama-sama. (*)

Popular Post

A photo of an open park area in Indonesia with two large metal-framed billboards in the background, featuring photos of officials and text commemorating Indonesian events, with plastic trash scattered across the grass in the foreground under a cloudy sky, dated June 29, 2026.

OKU

Taman Kota Baturaja Kian Horor

### Anggaran PU Perkim Menguap, Tribun Jadi Ajang Mesum BATURAJA, TRANSPARANN.ID – Alih-alih menjadi ruang terbuka hijau yang menyejukkan mata ...

Puluhan orang berfoto bersama mengepalkan tangan di depan spanduk HUT Baturaja Post ke-27 dan KWRI OKU Raya.

OKU

HUT Baturaja Post ke – 27 Penuh Makna

### Sinergi Pers dan Aksi Sosial di OKU OKU, TRANSPARANN.ID – Suasana hangat menyelimuti perayaan HUT Baturaja Post ke – ...

ultah 14 Skadron 12 Amur Jaya Yudha.jpg, adalah foto bersama yang lebih besar yang diambil di depan teras sebuah bangunan (posko atau bangunan fasilitas umum). Sekelompok personel TNI, baik yang berdiri maupun jongkok, bersama beberapa warga sipil, berpose serempak dengan simbol tangan "persatuan" (tangan disilangkan di dada). Di belakang mereka, spanduk besar dan jelas bertuliskan "KARYA BAKTI TNI DALAM RANGKA HUT KE-14 SKADRON 12/AMU JAYA YUDHA". Foto ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kekompakan antara TNI dan masyarakat. Bangunan di belakang memiliki atap genteng merah yang khas.

LAMPUNG UTARA

HUT Skadron 12: TNI Bangun Sanitasi

### Wujud bakti TNI bantu warga Way Kanan WAY TUBA, TRANSPARANN.ID – Skadron 12/Amur Jaya Yudha menggelar karya bakti TNI. ...

Suasana rapat dengar pendapat DPRD OKU bersama perwakilan pedagang Pasar Atas Baturaja membahas sengketa denda kios yang mencekik.

Hukum & Kriminal

Konflik Kios Pasar Atas Kian Panas

### Pedagang Lawan Aturan Denda Perumda OKU, TRANSPARANN.ID – Sengketa kios Pasar Atas Baturaja kembali meledak. Kasus ini mencuat tajam ...

Potret Nanik S Deyang tersenyum dan melambaikan tangan mengenakan jilbab hitam dan kemeja batik, berlatar belakang biru.

BERANDA

Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Mundur

### Fokus Berobat, Prabowo Tunjuk Jadi Pengawas TRANSPARANN.ID – Kabar mengejutkan datang dari Istana Negara. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), ...

"Aplikasi MyASN memberikan akses penuh untuk melacak progres usulan layanan. Segera verifikasi data profil Anda agar proses validasi D2NP lancar. Mari dukung transformasi digital birokrasi Indonesia yang lebih akurat.

BERANDA

Apa Itu D2NP PNS? Ini Penjelasan Lengkap

### Mengenal Daftar Nominatif di Aplikasi MyASN TRANSPARANN.ID – Banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) kini mempertanyakan istilah teknis D2NP. Kode ...