Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, yang hadir didampingi Wakil Bupati H. Marjito Bachri, langsung merespons pengesahan ini dengan peringatan tegas kepada jajarannya.
Dalam sambutannya, Teddy menuntut seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja profesional dan membuang budaya kerja lambat.
“Saya mengajak seluruh jajaran OPD bekerja lebih profesional, disiplin, dan berorientasi pada hasil. Program yang sudah kita rencanakan harus terealisasi maksimal,” cetus Teddy.
Uang Rakyat untuk Rakyat
Teddy mengingatkan bahwa APBD yang baru saja disahkan bukanlah milik pejabat, melainkan uang rakyat. Ia menjamin pemerintah daerah akan mengeksekusi anggaran ini secara transparan dan tepat sasaran demi mendongkrak ekonomi daerah.
“APBD ini bukan hanya milik pemerintah dan DPRD, tetapi milik seluruh masyarakat OKU. Partisipasi dan pengawasan masyarakat sangat berarti bagi keberhasilan pembangunan,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Teddy mengapresiasi kinerja DPRD OKU yang telah memeras keringat dalam pembahasan anggaran hingga tuntas.
Ia berharap sinergi ini mempercepat laju pembangunan di Bumi Sebimbing Sekundang pada 2026 mendatang.
Rapat yang turut dihadiri unsur Forkopimda dan para Kepala OPD ini akhirnya ditutup dengan doa bersama, menandai babak baru pengelolaan keuangan daerah OKU untuk satu tahun ke depan. (bet)












