Bapang.Shinta

bagindo togar butar - butar

### Sebut Lembaga Survei Bakal Kehilangan Lapak

foto : transparann.id
Bagindo Togar Butar butar.

TRANSPARANN.ID, PALEMBANG – Wacana pengembalian Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali memanas. Pengamat Politik Sumsel, Bagindo Togar, mendukung penuh wacana tersebut. Ia meminta mekanisme pemilihan kembali ke sistem perwakilan melalui DPRD.

Bagindo menilai sistem Pilkada langsung membawa lebih banyak mudarat. Sistem ini memicu biaya politik tinggi atau high cost politics. Selain itu, industri politik kini hanya mencari keuntungan finansial semata.

Pilkada Langsung Jadi Ladang Cuan Lembaga Survei

Bagindo menyebut Pilkada langsung menjadi “ladang basah” bagi konsultan politik. Lembaga survei juga menikmati keuntungan besar dari sistem ini. Oleh sebab itu, mereka menolak wacana Pilkada oleh DPRD. Mereka takut kehilangan pendapatan dari bisnis elektoral tersebut.

“Pilkada dipilih DPRD adalah pilihan tepat dan rasional,” tegasnya di Palembang, [Hari Ini].

Ia lantas mempertanyakan alasan pihak-pihak yang menolak wacana ini.

“Pilkada langsung melanggengkan tim sukses dan lembaga survei cari cuan,” ujarnya.

Direktur Eksekutif ForDes ini menyoroti narasi demokrasi dalam Pilkada langsung. Angka survei berbayar kerap menyetir narasi tersebut. Bagindo menekankan dampak besar jika pemilihan kembali ke wakil rakyat. Para pelaku industri jasa pemenangan akan menjadi pihak paling terpukul.

“Lembaga survei otomatis bakal kehilangan lapak jika Pilkada balik ke DPRD,” tambahnya.

Mereka tidak bisa lagi menjual jasa survei elektabilitas seharga miliaran. Wajar jika mereka menolak wacana ini dengan dalih demokrasi. Padahal, inti masalahnya adalah bisnis semata.

Kembali ke Sila Ke-4 Pancasila

Selanjutnya, Bagindo mengingatkan masyarakat tentang esensi Sila ke-4 Pancasila. Sila ini menekankan hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan. Baginya, demokrasi perwakilan merupakan akar budaya bangsa Indonesia. Sebaliknya, Pilkada langsung justru menciptakan demokrasi transaksional yang brutal.

Pemilihan via DPRD akan menekan politik uang secara drastis. Langkah ini juga meredam potensi konflik horizontal di masyarakat. Kepala daerah terpilih pun bisa fokus bekerja untuk rakyat.

Mereka tidak lagi tersandera utang budi kepada para sponsor. Mereka juga tidak pusing memikirkan pengembalian modal kampanye. Selama ini, biaya operasional tim sukses menyedot modal tersebut. (*)

Popular Post

A photo of an open park area in Indonesia with two large metal-framed billboards in the background, featuring photos of officials and text commemorating Indonesian events, with plastic trash scattered across the grass in the foreground under a cloudy sky, dated June 29, 2026.

OKU

Taman Kota Baturaja Kian Horor

### Anggaran PU Perkim Menguap, Tribun Jadi Ajang Mesum BATURAJA, TRANSPARANN.ID – Alih-alih menjadi ruang terbuka hijau yang menyejukkan mata ...

Puluhan orang berfoto bersama mengepalkan tangan di depan spanduk HUT Baturaja Post ke-27 dan KWRI OKU Raya.

OKU

HUT Baturaja Post ke – 27 Penuh Makna

### Sinergi Pers dan Aksi Sosial di OKU OKU, TRANSPARANN.ID – Suasana hangat menyelimuti perayaan HUT Baturaja Post ke – ...

ultah 14 Skadron 12 Amur Jaya Yudha.jpg, adalah foto bersama yang lebih besar yang diambil di depan teras sebuah bangunan (posko atau bangunan fasilitas umum). Sekelompok personel TNI, baik yang berdiri maupun jongkok, bersama beberapa warga sipil, berpose serempak dengan simbol tangan "persatuan" (tangan disilangkan di dada). Di belakang mereka, spanduk besar dan jelas bertuliskan "KARYA BAKTI TNI DALAM RANGKA HUT KE-14 SKADRON 12/AMU JAYA YUDHA". Foto ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kekompakan antara TNI dan masyarakat. Bangunan di belakang memiliki atap genteng merah yang khas.

LAMPUNG UTARA

HUT Skadron 12: TNI Bangun Sanitasi

### Wujud bakti TNI bantu warga Way Kanan WAY TUBA, TRANSPARANN.ID – Skadron 12/Amur Jaya Yudha menggelar karya bakti TNI. ...

Suasana rapat dengar pendapat DPRD OKU bersama perwakilan pedagang Pasar Atas Baturaja membahas sengketa denda kios yang mencekik.

Hukum & Kriminal

Konflik Kios Pasar Atas Kian Panas

### Pedagang Lawan Aturan Denda Perumda OKU, TRANSPARANN.ID – Sengketa kios Pasar Atas Baturaja kembali meledak. Kasus ini mencuat tajam ...

Potret Nanik S Deyang tersenyum dan melambaikan tangan mengenakan jilbab hitam dan kemeja batik, berlatar belakang biru.

BERANDA

Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Mundur

### Fokus Berobat, Prabowo Tunjuk Jadi Pengawas TRANSPARANN.ID – Kabar mengejutkan datang dari Istana Negara. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), ...

"Aplikasi MyASN memberikan akses penuh untuk melacak progres usulan layanan. Segera verifikasi data profil Anda agar proses validasi D2NP lancar. Mari dukung transformasi digital birokrasi Indonesia yang lebih akurat.

BERANDA

Apa Itu D2NP PNS? Ini Penjelasan Lengkap

### Mengenal Daftar Nominatif di Aplikasi MyASN TRANSPARANN.ID – Banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) kini mempertanyakan istilah teknis D2NP. Kode ...