### Sebut Lembaga Survei Bakal Kehilangan Lapak

Bagindo Togar Butar butar.
TRANSPARANN.ID, PALEMBANG – Wacana pengembalian Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali memanas. Pengamat Politik Sumsel, Bagindo Togar, mendukung penuh wacana tersebut. Ia meminta mekanisme pemilihan kembali ke sistem perwakilan melalui DPRD.
Bagindo menilai sistem Pilkada langsung membawa lebih banyak mudarat. Sistem ini memicu biaya politik tinggi atau high cost politics. Selain itu, industri politik kini hanya mencari keuntungan finansial semata.
Pilkada Langsung Jadi Ladang Cuan Lembaga Survei
Bagindo menyebut Pilkada langsung menjadi “ladang basah” bagi konsultan politik. Lembaga survei juga menikmati keuntungan besar dari sistem ini. Oleh sebab itu, mereka menolak wacana Pilkada oleh DPRD. Mereka takut kehilangan pendapatan dari bisnis elektoral tersebut.
“Pilkada dipilih DPRD adalah pilihan tepat dan rasional,” tegasnya di Palembang, [Hari Ini].
Ia lantas mempertanyakan alasan pihak-pihak yang menolak wacana ini.












