
Manajemen PEP Prabumulih Field bergerak cepat menindaklanjuti temuan tersebut. Mereka segera berkoordinasi dengan Polsek Lembak untuk proses hukum.
Polisi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Petugas juga memperketat penjagaan di seluruh sumur produksi terdekat.
Senior Manager Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi dengan aparat penegak hukum.
“Kami mengapresiasi respons cepat Polsek Lembak dalam menangani kasus ini,” ujar Luthfi, Senin (2/2).
Petugas kini telah mengamankan barang bukti minyak ke Pusat Pengumpul Produksi Prabumulih. Sementara itu, polisi membawa truk tersebut guna kepentingan penyelidikan.
Luthfi mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga aset negara. Peran warga sangat vital dalam menjamin keamanan pasokan energi nasional.
Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4
PHR Regional Sumatra Zona 4 mengelola operasi hulu migas di wilayah Sumatra Selatan. Anak usaha Pertamina ini membawahi tujuh lapangan produksi utama. Wilayah kerjanya mencakup dua kota dan sembilan kabupaten di provinsi tersebut. (*)












