Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 1447 H

Analisis Tim Ahli
Anggota Tim Hisab Rukyat, Cecep Nurwendaya, memberikan penjelasan teknis dalam seminar pra-sidang.

Ia menjelaskan bahwa posisi bulan di wilayah timur masih sangat rendah.

“Tinggi hilal di Jayapura terpantau pada posisi -2,41 derajat,” ujar Cecep menjelaskan kondisi astronomis.

Sementara itu, wilayah barat Indonesia mencatat posisi hilal pada -0,93 derajat.

Perbedaan Jadwal Muhammadiyah
Di sisi lain, Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan lebih cepat.

Muhammadiyah memutuskan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Baca Juga :   Warga Lorong Yusuf Terima Kasih Jalan Mulus

Organisasi ini menggunakan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai dasar penetapan.

Mereka sempat merevisi kalender cetak setelah meninjau ulang data astronomis global secara akurat.

Meskipun terdapat perbedaan hari, semangat menyambut bulan suci tetap mempersatukan umat Islam di Indonesia. (*)