banner_kedokteran

SMPN 19 OKU Ukir Prestasi Gemilang

Angka APS kini menjadi nol, dari sebelumnya sekitar 15 anak.
“Saat saya masuk tahun 2023, APS terbilang tinggi,” ujar Dora, Selasa, 7 November 2026.

Menurutnya, separuh dari 30 siswa sempat putus sekolah karena berbagai faktor. Namun, kini semua siswa telah kembali ke bangku sekolah.

Dora menerapkan pendekatan persuasif untuk mengatasi masalah ini. Pihak sekolah menjemput siswa langsung ke rumah mereka. Mereka membujuk siswa dan orang tua dengan sabar.

Sekolah juga memberikan bantuan fasilitas pendidikan secara konkret. Bantuan tersebut meliputi seragam, tas, alat tulis, hingga sepatu.
“Ada anak yang sudah dua tahun tidak sekolah, kami jemput,” kenang Dora.

Baca Juga :   Tanamkan Musyawarah Mufakat, Siswa SMP Negeri 1 OKU Berpartisipasi Pemilihan Ketua OSIS

Bagi siswa yang masih buta aksara, sekolah memberikan perhatian khusus. Para guru mendidik mereka secara intensif hingga lancar membaca dan menulis.

Transformasi Layanan Perpustakaan

Sementara itu, Eris Gassela mengakui besarnya dampak kepemimpinan Dora. Sekolah mengalami perubahan positif dalam kedisiplinan dan sistem belajar.

Kualitas tenaga pendidik dan jumlah siswa pun terus meningkat.
Transformasi juga terjadi di sektor perpustakaan sekolah.
“Minat baca anak sekarang sudah tinggi berkat transformasi ini,” ungkap Eris.

Ia juga terus meningkatkan inovasi pelayanan perpustakaan berbasis manual. Berkat dedikasinya, Eris merasa bangga menerima penghargaan dari Bupati OKU.

Baca Juga :   580 siswa SDN 3 OKU Terima Raport

“Alhamdulillah, semua ini berkat bimbingan Ibu Kepsek,” pungkasnya dengan penuh syukur. (*)