### Bentuk Akhlak Siswa Melalui Pendidikan Agama

GENERASI BERAKHLAK MULIA : Ratusan siswa-siswi dari kelas satu hingga kelas enam tampak memadati ruangan dengan antusias saat mengikuti kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan. Didampingi oleh para guru, kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter dan kecintaan anak pada agama sejak dini.
TRANSPARANN.ID – Suasana religius dan hangat terasa kental di lingkungan SDN 128 OKU. Ratusan siswa antusias mengikuti kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H.
Program pendidikan agama Islam ini berlangsung sangat khusyuk. Wajah ceria anak-anak mewarnai momen suci di sekolah tersebut.
Acara rutin tahunan ini mengusung tema yang sangat mulia. Temanya adalah “Menebar Kebaikan Meraih Keberkahan di Bulan Ramadhan”.
Also Read
Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa kelas satu hingga kelas enam. Mereka belajar agama secara intensif dalam waktu singkat.
Program sekolah ini sejalan dengan target kebijakan pemerintah daerah. Tujuannya adalah memperkuat pembentukan karakter siswa di lingkungan pendidikan dasar.

TAMPIL PERCAYA DIRI : Dua pelajar SDN 128 OKU tampak khusyuk melantunkan ayat suci Al-Qur’an di hadapan mikrofon. Lomba tartil dan tilawah ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk mengasah keberanian serta menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap kitab suci.
Kepala SDN 128 OKU, Hj. Hilinah, S.Pd., SD, memberikan penjelasan. Ia berharap anak-anak bisa menyerap ilmu agama dengan baik.
“Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik di kelas,” ujar Hj. Hilinah.

KEBERSAMAAN HANGAT : Senyum ceria menghiasi wajah dewan guru dan staf SDN 128 OKU saat menanti waktu berbuka puasa bersama. Momen keakraban ini menjadi penutup yang manis dan penuh berkah dari seluruh rangkaian kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H.
Pemerintah saat ini fokus mencetak generasi muda berakhlak mulia. Pendidikan moral menjadi fondasi utama pembangunan bangsa.
“Mereka juga harus memiliki karakter dan akhlak yang sangat mulia,” tambahnya.
Panitia juga mengadakan berbagai lomba Islami anak yang meriah. Terdengar lantunan ayat suci menggema dari setiap ruang kelas.
Ketua Panitia, Irmawati, S.Pd.I, memantau acara dengan sangat saksama. Ia merasa bangga melihat tingginya antusiasme para peserta didik.
“Rangkaian lomba ini bertujuan melatih rasa percaya diri anak-anak,” kata Irmawati.
Anak-anak bersemangat mengikuti lomba tartil dan tilawah Al-Qur’an. Ada juga lomba azan dan peragaan busana muslim.
“Kami ingin mereka mencintai ajaran agama Islam sejak usia dini,” tegasnya.
Pesantren kilat ini berlangsung khidmat selama tiga hari berturut-turut. Acara dijadwalkan mulai tanggal 11 hingga 13 Maret 2026.
Penutupan acara nantinya akan terasa sangat hangat dan berkesan. Seluruh peserta akan mengikuti buka bersama dan salat Magrib berjamaah. (*)














