Aset Aman, Hak Dividen Tetap Terjaga
Keunggulan utama layanan ini terletak pada fleksibilitasnya. Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti menjelaskan, nasabah dapat memperoleh dana segar tanpa kehilangan hak kepemilikan atas sahamnya.
“Layanan Gadai Efek merupakan solusi likuiditas yang memungkinkan nasabah memperoleh fasilitas pembiayaan tanpa harus melepas aset investasinya. Hak atas corporate action seperti dividen, stock split, atau hak lainnya tetap diterima sepenuhnya oleh nasabah,” ungkap Selfie.
Secara teknis, layanan ini memanfaatkan portofolio saham IDX80 sebagai jaminan. Prosesnya dirancang sangat manusiawi dan efisien. Berkat sistem digital di aplikasi BRIGHTS, pencairan dana bisa cair pada hari yang sama (H+0) hingga maksimal tiga hari kerja, menyesuaikan dengan kelengkapan verifikasi.
Nasabah dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp1 juta dengan nilai pembiayaan (Loan to Value) berkisar antara 45,5 persen hingga 58,5 persen. Bunga yang ditawarkan sangat kompetitif, yakni 0,0417 persen per hari, dengan tenor maksimal 90 hari yang dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.
Di sisi lain, kolaborasi ini juga mempertegas posisi PT Pegadaian sebagai “sahabat” masyarakat dalam urusan pembiayaan. Data OJK per Mei 2025 menunjukkan Pegadaian menguasai 96,59 persen pangsa pasar industri pergadaian nasional. Bahkan, penyaluran pinjaman mereka pada September 2025 melonjak drastis menjadi Rp261 triliun, naik signifikan dari Rp182 triliun pada tahun sebelumnya.
Sebagai bentuk komitmen edukasi, BRIDS dan Pegadaian juga menggelar Roadshow Eduvest 2025 di berbagai kota. Inisiatif ini bertujuan membangun karakter investor yang matang sekaligus memperkenalkan akses likuiditas modern yang inklusif. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga semangat investor ritel agar tetap berdaya dan sejahtera secara finansial. (*)












