Dinkes OKU Sebut Ada Kelalaian

Jika terbukti makanan tidak layak konsumsi, Deddy menegaskan sanksi bukan ranah Dinas Kesehatan, melainkan kewenangan aparat penegak hukum. Ia menambahkan, Satgas MBG di OKU akan segera rapat dan melaporkan perkembangan kasus ini ke pimpinan.

Meski 12 siswa terdampak, Deddy meminta masyarakat tidak panik berlebihan. Dari 3 ribuan siswa penerima MBG, 12 yang sakit. Ini tetap salah, tapi jangan digeneralisasi. “Saya melihatnya sebagai kelalaian dapur, bukan berarti semua dapur bermasalah dan momen ini tetap dijadikan instropeksi dan evelasi sehingga kedepan jangan sampai salah lagi,” tegasnya.

Baca Juga :   Dikabarkan KPK Lakukan OTT di Kabupaten OKU

Deddy juga menekankan, keputusan apakah dapur atau catering masih digunakan atau tidak, sepenuhnya berada di tangan BGN Korwil OKU, bukan Dinas Kesehatan. Ia memastikan hasil laboratorium tidak akan ditutup-tutupi dan akan disampaikan secara terbuka.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras agar pengelola dapur lebih disiplin menjaga kebersihan dan kualitas makanan, demi keselamatan anak-anak sekolah. (bet)