Dalam arahannya, Airlangga menegaskan pentingnya pemerataan akses keuangan hingga pelosok negeri. Menurutnya, langkah ini akan mendorong kemajuan UMKM sekaligus menjaga stabilitas ekonomi makro. “Pemerataan akses keuangan bukan hanya teknis, tetapi bagian dari keadilan sosial. Karena itu, kami mendorong kepala daerah melihat potensi UMKM di wilayahnya agar memperoleh akses pembiayaan,” tegas Airlangga.
Usai acara, Bupati OKU Teddy Meilwansyah menilai Rakornas TPAKD sebagai momentum penting. Ia menyebut kegiatan ini menjadi titik pacu bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten OKU.
“TPAKD selama ini menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Program ini dirancang untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelas Teddy.
Lebih lanjut, Teddy menegaskan komitmennya untuk menjalankan program TPAKD secara konsisten. “Melalui program yang sesuai dengan segmen, kebutuhan, dan bidang usaha, kami akan terus berupaya masif demi tercapainya pemerataan akses keuangan di OKU,” tutupnya. (bet)












