Faktor Kelelahan dan Strategi
Kekalahan ini sejatinya bisa diprediksi secara teknis. Aurora memiliki keuntungan besar karena menunggu di babak Grand Final.
Mereka mempelajari permainan AE saat melawan dua tim sebelumnya. AE harus bertarung sembilan gim melawan Team Liquid dan SRG.
Kelelahan fisik dan mental jelas melanda punggawa Alter Ego. Strategi mereka pun sudah terbaca habis oleh kubu lawan.
Aurora mematikan kunci permainan AE dengan melakukan banned pada Freya. Hal ini mereka lakukan konsisten selama empat gim.
Tanpa Freya, AE kehilangan agresivitas di fase early game. Arfy dipaksa bermain pasif dan sulit berkembang.
Habisnya Kartu As Xepher
Pilihan hero Yazukee juga sangat dibatasi oleh lawan. Leomord andalannya justru diambil oleh pemain Aurora.
Trio lini tengah Aurora terlalu tangguh untuk ditembus. Mereka bisa langsung menabrak pertahanan AE tanpa ragu.
Coach Xepher seakan kehabisan amunisi strategi. Ia terpaksa menggunakan komposisi hero sisa yang kurang bersinergi.
Kekalahan ini murni karena faktor draft dan kelelahan, bukan kemampuan dasar.
Juara di Hati Penggemar
Meski kalah telak, Alter Ego tetaplah pemenang di hati para Alterchamps. Usaha mereka dari status runner up MPL sangat luar biasa.
Mereka membuktikan diri mampu melangkah jauh hingga panggung dunia. Terima kasih atas perjuangannya, Alter Ego. (*)










