“Layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar setiap masyarakat,” tegas Bupati Ratu.
Pemerintah daerah memiliki target program kesehatan prioritas. Tujuannya menekan angka kesakitan di wilayah terpencil.
Kebijakan ini mewajibkan kolaborasi lintas sektor berkelanjutan. Kampus dan lembaga kemanusiaan menjadi mitra strategis.
“Kegiatan ini jangan berhenti pada momentum semata. Kita wujudkan masyarakat sehat, produktif, dan sejahtera,” harap bupati.
Rektor Wilhelmus Yape Kii merespons positif kolaborasi. Ia menilai acara ini bukan sekadar seremonial. Ini bukti nyata pengabdian kampus bagi warga.
“Ini bentuk konkret pengabdian kampus kepada masyarakat,” ujar Wilhelmus.
Rektor sangat mengapresiasi dedikasi tim medis PMI. Pelayanan kemanusiaan ini langsung dirasakan manfaatnya bersama.
Antusiasme tinggi peserta menjadi sarana edukasi efektif. Kesadaran menjaga pola hidup sehat semakin meningkat. Sinergi hebat ini siap dilanjutkan ke depannya. (*)












