BRIDS Raih Predikat GCG

### Skor Tepercaya di CGPI 2024

foto : brids
BRIDS Kembali Raih Predikat “Tepercaya”  dalam CGPI.

TRANSPARANN.ID – Sektor jasa keuangan membutuhkan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) untuk menjaga ketahanan di tengah risiko industri yang makin kompleks. Sayangnya, data ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2021 menunjukkan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah besar. Hanya 23 perusahaan (9,2%) yang berhasil masuk kategori ASEAN Asset Class jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya.

Di tingkat global, OECD Principles of Corporate Governance (2023) menegaskan bahwa tata kelola yang kuat mendukung akses pendanaan dan keberlanjutan bisnis. Sejalan dengan itu, The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) secara aktif mendorong penguatan GCG di dalam negeri lewat program Corporate Governance Perception Index (CGPI) sejak tahun 2000. Program ini berfungsi mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan nasional.

Baca Juga :   BRIN Apresiasi Skor Tinggi IDSD OKU

Lebih lanjut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memperketat pedoman tata kelola melalui Three Lines Model dan aturan manajemen risiko dalam POJK 6/POJK.04/2021. Perusahaan efek wajib menggunakan kerangka ini sebagai acuan utama untuk memastikan efektivitas pengendalian internal dan kepatuhan.