### Pemkab SBD Sosialisasi Peningkatan Jalan

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla memberikan penjelasan kepada warga dalam acara sosialisasi proyek penanganan jalan Ombarade-Kalimbu Tillu di Kabupaten Sumba Barat Daya.
TRANSPARANN.ID, SUMBA BARAT DAYA – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) terus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.
Mereka mensosialisasikan proyek peningkatan jalan Ombarade-Kalimbu Tillu secara langsung. Acara ini berlangsung di wilayah Kecamatan Wewewa Tengah. Kegiatan sosialisasi terlaksana pada hari Jumat, 10 April 2026.
Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, memimpin langsung kegiatan ini. Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka turut mendampingi beliau. Asisten Pemerintahan dan jajaran Dinas PUPR juga hadir di lokasi.
Also Read
Wujud Sinergi Pusat dan Daerah
Pemerintah mendanai proyek jalan ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Bupati Ratu menegaskan proyek ini wujud sinergi pusat dan daerah.
Tujuannya adalah untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah SBD. Pembangunan ini tentu membawa banyak manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian daerah. Jalan mantap membuat distribusi hasil pertanian menjadi lancar,” ucap Bupati Ratu.
Pemerintah mengadakan sosialisasi agar masyarakat memahami ruang lingkup pengerjaan proyek. Warga juga bisa mengetahui estimasi waktu pelaksanaan konstruksi jalan.
Selain itu, mereka dapat mengantisipasi dampak teknis selama proses pembangunan.
Pesan Tegas untuk Kontraktor
Bupati Ratu memberikan instruksi tegas kepada pihak pelaksana proyek jalan. Kontraktor harus bekerja secara profesional sesuai kontrak perjanjian awal.
“Utamakan kualitas, ketepatan waktu, dan ketepatan sasaran pengerjaan,” tegas Bupati.
Masyarakat juga memiliki peran penting setelah pembangunan jalan selesai.
“Saya menitip pesan agar warga selalu merawat hasil pembangunan,” harapnya.
Fokus Rencana Infrastruktur Lainnya
Pemkab SBD juga terus memperjuangkan beberapa infrastruktur prioritas lainnya. Mereka mengusulkan Inpres Jalan Daerah (IJD) kepada pemerintah pusat.
Usulan pertama adalah peningkatan ruas Waimangura-Simpang Kahale sepanjang 24 kilometer.
Selanjutnya, pemerintah fokus menangani drainase Jalan Nasional Waikabubak-Tambolaka. Langkah ini sangat penting untuk mengantisipasi masalah banjir tahunan.
Pemerintah juga mengoptimalkan SPAM Kota Tambolaka dan Bendung Polapare. Proyek ini akan memenuhi kebutuhan air bersih dan irigasi warga.
Saat ini, pemerintah daerah menghadapi tantangan keterbatasan anggaran pembangunan. Namun, pemerintah terus berinovasi menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dana tersebut akan membiayai berbagai macam program yang pro-rakyat.
Para Kepala Desa se-Wewewa Tengah menghadiri kegiatan sosialisasi infrastruktur ini. Tokoh adat dan tokoh masyarakat juga turut meramaikan acara tersebut. Warga sangat antusias menyambut dimulainya proyek strategis di wilayah mereka. (*)















