### Ratusan Warga Nikmati Tebus Sembako Murah
TRANSPARANN.ID – PT Abadi Ogan Cemerlang (AOC) melalui Program SEHATI (Sehat, Harmonis, dan Sejahtera) melaksanakan rangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Gunung Kuripan, Kecamatan Pengandonan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Senin, 31 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup, kesejahteraan, dan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional PT AOC.
Supervisor Landcomp, CSR, dan Eksternal PT Abadi Ogan Cemerlang, Rahmat Hidayat, menyampaikan, bahwa Program SEHATI dibangun sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan edukasi, kemudahan akses terhadap kebutuhan dasar, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan.
Also Read
“Kami dari PT Abadi Ogan Cemerlang berharap Program SEHATI dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi warga Ring 1, khususnya masyarakat Desa Gunung Kuripan. Ke depan, program ini diharapkan dapat terus berkembang dalam mendukung masyarakat agar semakin sehat, berdaya, dan mampu meningkatkan kesejahteraan secara mandiri,” ungkap Rahmat.

Seorang warga menunjukkan kupon pendaftaran di meja pelayanan Dusun V saat mengikuti Program SEHATI di Desa Gunung Kuripan, Pengandonan, OKU, Senin (31/8/2026).
Program SEHATI dirancang dengan pendekatan yang mengintegrasikan aspek kesehatan dan akses terhadap kebutuhan dasar sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sehat dan berdaya. Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta upaya preventif terhadap penyakit ISPA dan hipertensi yang disampaikan oleh Puskesmas Pengandonan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan melalui pendekatan nilai-nilai agama yang disampaikan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pengandonan.
Selain edukasi, peserta juga memperoleh kesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis yang disediakan oleh PT Abadi Ogan Cemerlang yang bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Pengandonan. Lebih dari 100 masyarakat turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Setelah rangkaian edukasi dan layanan kesehatan, Program SEHATI dilanjutkan dengan kegiatan Tebus Sembako Murah. Sebanyak 650 paket sembako disediakan dengan harga Rp50.000 per paket. Satu paket sembako terdiri dari 5 kg beras, 1 liter minyak sayur, 1 kg gula, 1 kg tepung terigu dan 1 kaleng sarden 155 gram.
Tingginya partisipasi masyarakat dan dukungan pemerintah desa menunjukkan adanya kebutuhan terhadap akses pangan yang terjangkau, untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Kegiatan Tebus Sembako Murah juga menjadi bagian dari pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui akses pangan dengan harga yang lebih terjangkau, program diharapkan dapat membantu mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga sehingga masyarakat memiliki ruang yang lebih baik dalam mengelola sumber daya ekonominya untuk kebutuhan lainnya.
Pendekatan ini menjadi salah satu langkah awal dalam membangun fondasi pemberdayaan yang dapat dikembangkan menuju penguatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Gunung Kuripan, Zirul Amili, SE, MM, menyampaikan apresiasi kepada PT Abadi Ogan Cemerlang atas pelaksanaan Program SEHATI.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT AOC atas penyelenggaraan Program SEHATI di Desa Gunung Kuripan. Program ini telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat karena langsung menyentuh kebutuhan pokok masyarakat. Kami berharap program ini dapat terus terselenggara untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Gunung Kuripan,” ucap Zirul.
Melalui Program SEHATI, PT Abadi Ogan Cemerlang berupaya membangun pendekatan pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari proses penguatan kapasitas masyarakat.
Edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, dan akses pangan terjangkau menjadi fondasi untuk mendukung kualitas hidup sekaligus memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola kebutuhan rumah tangga. (*)














