Gubernur Herman Deru menjelaskan, bantuan dari berbagai pihak, termasuk BUMN, telah terkumpul hingga Rp2,6 miliar. “Ini adalah solidaritas dari berbagai instansi pemerintah, BUMN, BUMD, swasta, hingga masyarakat,” ujarnya. Deru menambahkan, seluruh bantuan akan didistribusikan menggunakan 23 unit mobil truk dan tangki air bersih yang menempuh perjalanan sekitar 36 jam dari Palembang ke Medan. Kota Medan kemudian menjadi titik tengah untuk penyaluran ke Sumatera Barat dan Aceh.
Komitmen Kemanusiaan di Tengah Bencana
Senior Manager CSR SMBR, Andy Aprizal, menyatakan keprihatinan dan solidaritas perusahaan atas musibah tersebut. “Kami sangat prihatin. Seluruh bantuan ini kami percayakan kepada Kodam II/Sriwijaya untuk didistribusikan langsung ke wilayah terdampak. Semoga dapat meringankan beban dan memenuhi kebutuhan dasar selama masa darurat,” ungkap Andy.
Sementara itu, Vice President Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu, menegaskan komitmen perusahaan untuk selalu hadir memberi manfaat bagi masyarakat, terlebih di saat-saat sulit. “Kepedulian sosial adalah bagian penting dari nilai perusahaan. Kami berharap bantuan ini mendukung percepatan penanganan darurat dan membantu masyarakat bangkit kembali,” tegas Hari.

Bantuan logistik dari PT Semen Baturaja untuk disalurkan kepada korban terdampak bencana Sumatera, Rabu, 3 Desember 2025.
Melalui aksi nyata ini, Semen Baturaja kembali menegaskan peran aktifnya dalam upaya kemanusiaan. Perusahaan bertekad untuk terus menjadi bagian dari solusi dan keberadaan yang berarti bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya ketika bencana melanda. (*)












