### Petinggi PT BMU Diduga Kuat Terlibat

Kunjungan kerja Komisaris Independen PT BMU, Luthvie Arifin ke workshop dan pool armada PT BMU, Senin, 16/06/2025.
TRANSPARANN.ID – Dugaan penyalahgunaan dana perusahaan senilai Rp 3,78 miliar dan piutang bermasalah sebesar Rp 312,63 juta yang melibatkan YUN, seorang PIC pemasaran di PT BMU, telah memicu kemarahan publik. Masyarakat menyoroti kelalaian perusahaan yang terkesan membiarkan praktik – praktik mencurigakan ini berlarut – larut, menimbulkan pertanyaan serius tentang tata kelola dan pengawasan internal PT BMU.
BACA JUGA : https://transparann.id/skandal-penggelapan-dana-pt-bmu-378-miliar/
Untuk diketahui, PT Baturaja Multi Usaha (PT BMU) Baturaja adalah perusahaan distributor semen yang beroperasi di Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Propinsi Sumatera Selatan. PT BMU merupakan anak perusahaan dari PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) yang beralamatkan di Jalan Bangau, Nomor 18, Komplek Tiga Gajah Indah, Baturaja, Sumatera Selatan, Indonesia 32117. PT BMU bergerak dalam bidang distribusi semen jenis zak, curah, dan big bag, serta layanan transportasi.
Dugaan penyelewengan yang dilakukan YUN diketahui setelah dikonfirmasi berdasarkan data auditor kepada YUN, bahwa YUN mengakui hal tersebut. Hal tersebut diketahui karena YUN bersedia menandatangani surat pernyataan pada 27 September 2022, bahwa YUN bersedia bertanggung jawab atas utang sebesar Rp 4.615.308.500 kepada PT BMU.
“Lucunya, YUN berkomitmen membayar secara mencicil sebesar Rp 10juta per bulan mulai Oktober 2022. Lucu kan!!! Punya utang Rp 4.6 miliar tapi bayar cicil Rp 10juta per bulan. Luar biasa sekali kebaikan manajemen PT BMU ini,” selorohnya.
Hebatnya lagi, narasumber portal ini melanjutkan, YUN bersedia menandatangani surat pernyataan pengakuan itu dalam keadaan terpaksa karena YUN ingin menyelesaikan permasalahan saja. Jelas saja hal ini menimbulkan kecurigaan adanya tekanan atau upaya menutupi masalah yang lebih besar.
“Anda tahu, dari surat pernyataan itu ditandatangani, YUN baru membayar Rp 15juta. Nominal yang sangat jauh dari total kewajibannya,” dengusnya.
Narasumber portal ini semakin emosi tak kala ia mengungkapkan kalau uang yang digelapkan YUN and the gank sebesar Rp 4.6 miliar tersebut, namun tidak ada jaminan sama sekali yang diserahkan YUN untuk menutupi kerugian PT BMU.