Polemik Cucun: Ahli Gizi Tak Diperlukan?

Namun, belum lagi peserta tersebut menyelesaikan pandangannya, Cucun langsung memotong pembicaraannya. Cucun menilai penjelasan peserta itu terlalu panjang dan bahkan menuduhnya bersikap arogan. Tak berhenti di situ, Cucun lalu mengemukakan rencananya untuk mengganti istilah “ahli gizi” dengan “tenaga yang menangani gizi”. Lebih mengejutkan lagi, ia mengusulkan untuk mengambil tenaga pengganti dari lulusan SMA yang hanya melalui pelatihan tiga bulan.

Menanggapi viralnya video itu, Cucun akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka https://www.instagram.com/cucun_centre/. Selanjutnya, ia langsung menjembatani komunikasi dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi). Sebagai bentuk tindak lanjut, Cucun pun menggelar pertemuan dengan BGN dan Persagi di Kompleks Parlemen.

Baca Juga :   Bakteri Picu Keracunan Siswa Dairi

Dalam pertemuan tersebut, Cucun menjelaskan bahwa usulannya berawal dari BGN yang menyampaikan kesulitan rekrutmen. Meskipun demikian, Cucun pun menyadari bahwa wacananya justru berpotensi mengeliminasi profesi ahli gizi. Pada akhirnya, ia menegaskan bahwa usulan perubahan istilah itu masih sebatas wacana dan belum menjadi keputusan tetap.(*)