### Teknologi Baru Tingkatkan Produksi Migas

PEP Adera Field berhasil menerapkan teknologi velocity string yang mampu mendorong peningkatan produksi migas.
TRANSPARANN.ID, PRABUMULIH — Pertamina EP Adera Field berhasil mencetak prestasi baru. Mereka sukses mereplikasi teknologi velocity string untuk produksi migas.
Unit ini merupakan bagian dari PT Pertamina EP (PEP) Zona 4. Tim menerapkan teknologi canggih tersebut pada Sumur BNG-68.
Metode ini menggunakan sistem dual completion. Hasilnya sangat memuaskan pada dua lapisan berbeda. Lapisan L1 mampu menghasilkan minyak 281 barel per hari. Produksi gasnya mencapai 0,32 juta standar kaki kubik.
Sementara itu, lapisan N2 juga menunjukkan performa positif. Lapisan ini memproduksi minyak 123 barel per hari. Adapun produksi gasnya mencapai angka 3,31 juta standar kaki kubik.
Solusi Efisiensi Produksi
Manager PEP Adera Field, Adam Syukron Nasution, memberikan penjelasan teknis. Velocity string memungkinkan peningkatan produksi secara selektif.
“Kita bisa memproduksi beberapa lapisan secara bersamaan,” kata Adam.
Metode ini membuat sumur beroperasi secara mandiri. Sumur pun dapat kembali berproduksi dengan optimal. Menurut Adam, langkah ini jauh lebih efisien. Biaya operasionalnya juga relatif lebih rendah.
Teknologi ini memungkinkan dua lapisan bertekanan berbeda berproduksi berbarengan. Proses ini tidak akan menimbulkan gangguan antar lapisan.












