Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Digelar Senin

Terkait penolakan sebagian pihak terhadap rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden Ke-2 RI Soeharto, Prasetyo menegaskan bahwa proses penetapan tetap mengikuti prosedur resmi yang berlaku.

Selanjutnya, Prasetyo menilai perbedaan pendapat merupakan hal wajar dalam sebuah negara demokrasi. Oleh karena itu, ia mengajak publik untuk melihat sisi positif dan menghargai jasa-jasa para pemimpin bangsa terdahulu.

“Marilah sekali lagi kita mengajak semuanya untuk melihat yang positif, melihat yang baik. Apalagi kalau bicaranya adalah itu pemimpin-pemimpin kita terdahulu. Marilah kita arif dan bijaksana. Kita belajar menjadi dewasa sebagai sebuah bangsa untuk kita menghormati dan menghargai jasa-jasa para pendahulu. Mari kita kurangi untuk selalu melihat kekurangan-kekurangan,” tambahnya lagi.

Prasetyo juga memastikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan acara resmi untuk penganugerahan gelar tersebut. “Rencananya begitu,” tandas Prasetyo Hadi. (*)

Exit mobile version