
Sekitar pukul 13.45 WIB, jenazah Hasbi dibawa ke rumah duka di RS Sriwijaya, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur.
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – Warga Desa Bedegung, Kecamatan Semidang Aji, Kamis (22/05/2024), digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki – laki di pinggir Sungai Ogan. Korban diketahui bernama Hasbi (63), seorang pensiunan PNS yang beralamat di RS Sriwijaya, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur. Bakurman melaporkan penemuan mayat seorang laki-laki di pinggir Sungai Ogan, Desa Bedegung, Kecamatan Semidang Aji, ke Polsek Semidang Aji.
Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni didampingi Kapolsek Semidang Aji, Ipda Hartomi melalui Kasi Humas Polres OKU, Iptu Ibnu Holdun, mengungkapkan, pada hari Rabu, 22 Mei 2024, pukul 08.00 WIB, Bukurman bersama korban pergi memancing dan tiba di rumah mertua Bukurman di Desa Bedegung untuk menitipkan kendaraan mereka. “Setelah itu, Hasbi berangkat lebih dulu untuk memancing di pinggir Sungai Ogan, tepatnya di belakang Rumah Makan Pingit, sementara Bakurman dan temannya, Heriyanto, memancing di belakang rumah mertua Bakurman,” beber Holdun.
Pada pukul 11.00 WIB, lanjut Holdun, Bakurman dan Heriyanto menyusul Hasbi ke lokasi memancingnya. Namun, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), mereka menemukan Hasbi dalam keadaan terlentang di pinggir sungai dan sudah tidak bernyawa. “Sekitar pukul 11.00 WIB, Bakurman dan Heriyanto menyusul korban dan menemukannya sudah terlentang di pinggir sungai dalam keadaan tidak bernyawa,” imbuh Holdun.
Also Read

Dokter Selly Alianti dari Puskesmas Ulak Pandan disaksikan Kapolsek Semidang Aji, Ipda Hartomi melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Hasbi.
Dilanjutkan Holdun, Kapolsek Semidang Aji, Ipda Hartomi, bersama dengan Kanit Intelkam Polsek Semidang Aji, Bripka Budiman Amril SH MSi, serta personel dari Unit Reskrim dan Piket SPKT Polsek Semidang Aji langsung mendatangi TKP. Kanit Intelkam kemudian menghubungi UPTD Puskesmas Ulak Pandan untuk melakukan pemeriksaan terhadap mayat korban. “Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter Selly Alianti dari Puskesmas Ulak Pandan menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia karena sakit, diperkirakan satu jam sebelum ditemukan,” beber Holdun.
Ditambahkan Holdun, menurut keterangan saksi Bakurman mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan sedang menjalani pengobatan. “Keterangan ini diperkuat oleh anak korban, Adi Irwanto, yang menyatakan bahwa pihak keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas dan tidak ingin dilakukan autopsi atau menuntut secara hukum,” tukas Holdun.
Sekitar pukul 13.45 WIB, jenazah Hasbi dibawa ke rumah duka di RS Sriwijaya, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur. (bet)














