Pada sesi materi, Dinas Perikanan melalui Mohammad Nazili memaparkan potensi pengembangan budidaya ikan di Desa Lekis Rejo dan sekitarnya. Peserta mengikuti pelatihan praktik pembuatan pakan ikan serta probiotik dengan bahan-bahan sederhana.

Poto bersama.
Selanjutnya, Dinas Pertanian melalui Mirza, S.P. dan tim mempraktikkan cara membuat agen hayati Trichoderma sp. Metode ini mengatasi penyakit jamur akar putih pada tanaman dan lebih menghemat biaya sehingga petani dapat melakukannya secara mandiri.
Melalui pendampingan lintas sektor ini, Kantor Pertanahan OKU berharap program Reforma Agraria tidak hanya memberi kepastian hukum atas tanah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini menjadi pendorong utama kemandirian desa dan pertumbuhan ekonomi lokal. (bet)












