OKU  

Perdana, Perumda Tirta Raja Kuras Jalur Pipa Bakung

### Kualitas Air Bersih Warga OKU Makin Baik

foto : handout humas perumda air minum tirta raja
TINJAU WTP BAKUNG : Direktur Utama Perumda Tirta Raja Bertho Darmo Poedjo Asmanto meninjau langsung fasilitas Water Treatment Plant (WTP) Bakung di Baturaja, Jumat (13/3/2026). Peninjauan ini terkait rencana proyek percontohan pengurasan jalur pipa distribusi sepanjang 3 kilometer pasca Idul Fitri mendatang guna meningkatkan kualitas air bersih bagi pelanggan.

TRANSPARANN.ID, OKU – Perumda Tirta Raja akan menguras pipa distribusi Bakung Baturaja. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pasca Idul Fitri 1447 H.

Langkah ini bertujuan membersihkan endapan lumpur selama bertahun-tahun. Perusahaan menargetkan peningkatan kualitas pasokan air bagi ribuan pelanggan.

Pembersihan ini memakai metode flushing untuk merontokkan kerak pipa. WTP Bakung menjadi proyek percontohan untuk program strategis ini.

Baca Juga :   Safari Ramadan Wabup OKU di Sepancar

β€œIni pertama kalinya kita lakukan selama jaringan pipa dibangun,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Raja Bertho Darmo Poedjo Asmanto.

Kawasan Bakung selama ini menjadi pusat distribusi sangat vital. Sebanyak 3.500 pelanggan bergantung pada pasokan air fasilitas ini.

Pembersihan jalur pipa mencakup lintasan sepanjang tiga kilometer. Jalur ini membentang dari WTP Bakung hingga Simpang Perumahan Guru.

Kondisi perpipaan tua rentan mengalami penumpukan kotoran organik. Endapan lumpur mengurangi diameter ruang dalam pipa distribusi.

Baca Juga :   Suami Lapor Polisi, Terlapor Pilih Bungkam

Metode flushing menyemprotkan air bertekanan tinggi ke dalam saluran. Tekanan ini efektif mengikis kotoran membandel pada dinding bagian dalam.

Manajemen telah mengkaji struktur pipa sebelum menjalankan teknik flushing. Mereka memastikan infrastruktur aman selama proses pengurasan berlangsung.

“Kami sudah mengkaji secara mendalam, Insya Allah struktur pipa aman,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Raja Bertho Darmo Poedjo Asmanto.

Momen pasca Lebaran dipilih agar tidak mengganggu ibadah puasa. Kebutuhan pasokan air biasanya melonjak tajam menjelang Hari Raya.

Baca Juga :   Bupati Teddy Tembus BPKH di Hari Libur

Penundaan eksekusi pembersihan ini menjadi keputusan yang sangat bijak. Manajemen memprioritaskan kenyamanan masyarakat OKU merayakan momen hari kemenangan.

“Insya Allah kami laksanakan setelah Lebaran, estimasi pembersihan tidak lama,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Raja Bertho Darmo Poedjo Asmanto.

Sumbatan endapan besi dan lumpur selama ini menghambat aliran. Pembersihan ini akan memperlancar debit air secara sangat signifikan.