### Pemkab OKU Pantau Stok dan Harga Jelang Lebaran

Asisten I Pemkab OKU bersama aparat kepolisian memantau harga daging ayam di Pasar Atas Baturaja, Rabu (10/3/2026). Sidak ini bertujuan memastikan stok bahan pokok aman menjelang Idul Fitri.
TRANSPARANN.ID – Pemkab OKU dan Forkopimda menggelar inspeksi mendadak (sidak) pangan. Lokasi sidak berada di Pasar Atas Baturaja. Tujuannya memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri.
Sidak mulai pukul 06.30 WIB dari Pos Polisi setempat. Pemerintah merespons kekhawatiran warga terkait potensi lonjakan harga. Langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat menjelang Lebaran tiba.
Asisten I Pemkab OKU memimpin langsung rombongan sidak. Perwakilan TNI, Polri, BPS, Bulog, dan OPD turut hadir. Sinergi lintas sektor ini mengawasi ketat rantai distribusi pangan.
Also Read
Tim menyisir lorong pasar setelah apel singkat di pos. Mereka berdialog dengan pedagang untuk mengecek harga komoditas strategis.
Fokus utama meliputi beras, minyak, gula, telur, dan daging. Tim juga memeriksa harga cabai dan aneka bawang. Petugas aktif menanyakan fluktuasi harga dan kendala pasokan pasar.
Pedagang menyambut baik kegiatan ini karena merasa mendapat perhatian. Secara umum, stok bahan pokok di pasar cukup aman. Selain itu, aktivitas jual beli masyarakat tetap berjalan normal.
Namun, tim mencatat tren kenaikan harga bumbu dan daging. Pemerintah menilai kenaikan ini wajar menjelang hari besar keagamaan.
Permintaan pasar meningkat sejak pekan kedua Ramadhan. Akibatnya, harga beberapa komoditas perlahan merangkak naik.
Beras premium dijual Rp15.000 dan beras medium Rp12.500 per kilogram. Daging ayam ras seharga Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram.
Sementara itu, pedagang menjual daging sapi Rp150.000 per kilogram. Harga telur ayam stabil pada angka Rp30.000 per kilogram.
Cabai rawit merah menyentuh harga tertinggi, yakni Rp65.000 per kilogram. Cabai merah keriting seharga Rp40.000 dan cabai besar Rp35.000.
Lalu, cabai rawit hijau mencapai Rp45.000 per kilogram. Pedagang menjual bawang merah dan bawang putih Rp44.000 per kilogram.
Minyak goreng kemasan seharga Rp19.000 dan curah Rp18.000 per liter. Harga tepung terigu Rp13.000 dan garam halus Rp14.000 per kilogram. Sebagai pembanding, ritel modern menjual minyak Fortune dua liter Rp35.000.
Terkait energi, gas elpiji tiga kilogram stabil pada Rp18.500 per tabung. Gas elpiji 5,5 kilogram seharga Rp105.000 per tabung. Selanjutnya, pedagang menjual elpiji 12 kilogram seharga Rp210.000 per tabung.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi borong barang. Langkah ini penting untuk mencegah gejolak harga di pasar.
Pemerintah juga memastikan ketersediaan gas bersubsidi tetap aman terkendali. Sidak pasar selesai pukul 08.00 WIB dengan aman dan tertib.
Pemkab OKU berkomitmen memantau pasar hingga Hari Raya Idul Fitri. Negara hadir untuk menjaga stabilitas ekonomi warga secara langsung.
Segera laporkan jika Anda menemukan indikasi penimbunan bahan pokok. Pihak berwenang akan menindaklanjuti laporan kenaikan harga tidak wajar. (*)














