Lalu, kenapa sih remaja perlu dibatasi saat main medsos? Faktanya, remaja butuh pengakuan dan validasi sosial yang sangat tinggi.
Sistem like dan komentar di medsos sangat memengaruhi emosi mereka. Akibatnya, hal tersebut bisa membuat kondisi psikologis anak lebih rentan.
Namun, pembatasan ini bukan berarti larangan mutlak ya, Ma. Ini merupakan bentuk pendampingan negara untuk menjaga kesehatan mental anak.
Akses medsos yang terlalu dini ternyata membawa banyak risiko buruk. Pertama, anak bisa mudah cemas, marah, atau merasa sedih.
Kedua, mereka sangat rentan terkena kecanduan dunia digital. Kecanduan ini pasti mengganggu produktivitas serta kesehatan mental mereka.
Ketiga, anak bisa terpapar konten kekerasan dan ujaran kebencian. Tanpa dampingan, anak belum mampu menyaring informasi secara kritis.
Oleh sebab itu, peran orang tua tetap sangat dibutuhkan sekarang. Mari kita selalu dampingi anak saat berselancar di internet! (*)












