Ops Zebra Musi 2025, Edukasi Humanis “Polisi Menyapa”

Operasi Zebra Musi 2025 tidak hanya menitikberatkan penindakan. Selain itu, operasi ini juga fokus pada pembinaan dan penyadaran masyarakat. Polisi menerapkan pendekatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum. Artinya, petugas tidak hanya menindak, tetapi juga mendidik.

Tahun ini, Polri memperkenalkan program baru “Polisi Menyapa”. Melalui program ini, jajaran pimpinan polisi akan turun langsung ke lapangan. Mereka akan menyapa pengendara dan berdialog dengan komunitas.

Dengan demikian, polisi ingin mendengar keluhan masyarakat langsung. Selain itu, mereka akan memahami akar masalah dan menyelesaikannya sejak dini. Inilah bentuk nyata fungsi preemtif dan preventif.

Baca Juga :   Dua Tahun Buron, Saputra Wijaya Ditangkap di Muara Enim

Meski pendekatan persuasif menjadi prioritas, polisi tetap akan menindak pelanggaran serius. Pelanggaran itu antara lain penggunaan ponsel saat berkendara dan pengemudi di bawah umur. Selain itu, berboncengan lebih dari dua, tidak pakai helm, dan melawan arus. Melebihi batas kecepatan dan berkendara mabuk juga termasuk.

“Saya berpesan agar seluruh personel bertugas dengan penuh tanggung jawab. Tunjukkan bahwa kehadiran polisi adalah bentuk kepedulian,” tutup Endro. (bet)