“Kami hadir untuk menjamin pelaksanaan ibadah Natal berjalan tenang, nyaman, dan damai. Kami memandang semua sama, tanpa membedakan ras, suku, atau agama. Kalian semua adalah masyarakat OKU yang kami cintai,” ucap Teddy dengan nada hangat yang meneduhkan hati para jemaat.
Tidak hanya berbicara soal keamanan, Teddy juga menyentuh sisi kemanusiaan jemaat. Di tengah sukacita Natal, ia mengajak seluruh umat untuk menundukkan kepala sejenak, mengirimkan doa bagi para korban bencana alam yang tengah melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
“Meskipun kita menggelar malam Natal ini secara sederhana, hal itu tidak mengurangi makna sucinya. Mari kita memohon doa agar OKU senantiasa terhindar dari bala dan bencana,” ajaknya penuh harap.
Sentuhan personal dari pemimpin daerah ini menuai respon haru dari pihak gereja. Pastor Paroki, Romo Pian Darma, menyambut hangat kedatangan rombongan dan menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang Bupati berikan.
“Terima kasih atas kehadiran Bapak Bupati dan rombongan. Kunjungan ini merupakan kehormatan besar dan menjadi penyemangat tersendiri bagi kami dalam merayakan Natal,” tutur Romo Pian menutup pertemuan yang penuh kekeluargaan tersebut. (*)












