### Mediasi Buntu, Kasus Naik ke Camat

Perwakilan Suku Umbu Dedo dan Suku Wee Baka saat menjalani proses mediasi sengketa lahan Bondo Karobbu di Mapolsek Wewewa Barat, Minggu (22/3/2026).
TRANSPARANN.ID – Kasus dugaan penyerobotan lahan SBD kembali terjadi. Siprianus Mali Lende secara resmi melaporkan Bili Kamra.
Bili diduga menyerobot tanah di Bondo Karobbu. Siprianus mengklaim lahan itu warisan sah leluhurnya.
Lapor Polisi Berujung Mediasi
Dikutip portal ini dari likkuaba.com, konflik bermula saat terlapor membersihkan lahan sepihak. Siprianus menolak keras tindakan sewenang-wenang tersebut. Ia melapor ke Polsek Wewawa Barat. Laporan kepolisian masuk pada 16 Maret 2026.
Also Read
Namun, aparat kepolisian mengarahkan kasus ke ranah desa. Polisi meminta perangkat desa memediasi kedua belah pihak.
Pemerintah Desa Wali Ate dan Kalembu Weri langsung bergerak. Mereka memfasilitasi pertemuan di kantor kepolisian.
Adu Klaim Bukti Tanaman
Sayangnya, proses mediasi tersebut gagal total. Situasi di lapangan bahkan sempat memanas. Kedua belah pihak ngotot mempertahankan klaim kepemilikan.
Siprianus menjadikan tanaman lama sebagai bukti kuat. Ia juga rutin membayar pajak tanah tahunan.
“Pohon kelapa itu pihak kami yang tanam,” tegas Siprianus.
Ia menyampaikan hal ini pada Minggu (22/3/2026). Sebaliknya, Bili Kamra tidak mau mengalah. Ia turut mengklaim tanah itu sebagai warisan nenek moyangnya. Ia menggunakan argumen keberadaan tanaman jenis lain.
“Saya punya bukti pohon bambu dan gamal,” ujar Bili.
Kasus Naik Tingkat
Kebuntuan ini membuat pemerintah desa angkat tangan. Sekretaris Desa Wali Ate, Agustinus Lede Dawa, akhirnya merespons. Ia mengaku sudah berupaya maksimal sejak awal.
“Kita dari pemerintah desa ini agak bingung,” keluh Agustinus.
Ia melihat kedua belah pihak terus menolak berdamai. Di sisi lain, Siprianus sempat mengkritik kinerja aparatur desa. Ia menilai pihak desa tidak siap menangani konflik.
Akhirnya, kedua pemerintah desa mengambil keputusan bulat. Mereka resmi melimpahkan sengketa ini ke tingkat kecamatan. (*)















