### Ayam berbau diduga jadi pemicu insiden

Siswa SMP Negeri 9 OKU dirawat intensif di Puskesmas Sukaraya.
TRANSPARANN.ID – Sebanyak 12 siswa SMP Negeri 9 Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, jatuh sakit setelah menyantap makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (22/09/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Pihak sekolah dan tenaga medis Puskesmas Sukaraya langsung bergerak cepat mengevakuasi para korban.
Kepala SMP Negeri 9 OKU, Yanti Yusifa, M.Pd., menyebutkan 8 korban berasal dari kelas 7.2 dan 4 lainnya dari kelas 7.1. Dua siswa masih menjalani perawatan intensif dengan infus di Puskesmas Sukaraya. “Sementara 10 lainnya sudah pulang setelah mendapat penanganan medis,” ucap Yanti.
Also Read
Koordinator program MBG, Rokhyati, S.Pd., mengungkapkan bahwa pihak Katering Tidar sempat mengingatkan melalui telepon pukul 10.05 WIB. Mereka melaporkan pemadaman listrik semalam yang membuat beberapa ayam dalam menu MBG berbau tidak sedap.
Kendati demikian, katering tetap mengirim makanan pukul 10.15 WIB, dan pihak sekolah langsung membagikannya kepada 452 siswa tanpa pemeriksaan menyeluruh. “Kami tidak sempat memeriksa satu per satu. Makanan sudah telanjur dibagikan,” ucap Rokhyati.

Siswa SMP Negeri 9 OKU dirawat intensif di Puskesmas Sukaraya.
Begitu keluhan mual dan pusing muncul, pihak sekolah, tim MBG, dan pengelola katering segera membawa para siswa ke Puskesmas Sukaraya.
Salah satu orang tua korban, Iwan, warga Desa Terusan, membenarkan anaknya yang duduk di kelas 7 ikut menjadi korban.
Warga berharap pihak sekolah dan dinas terkait segera mengevaluasi kualitas makanan MBG agar insiden serupa tidak terulang.
Sementara salah satu siswa yang keracunan MBG, mengungkapkan kalau ia sempat mencium aroma tidak sedap dari MBG. “Aroma sayur dan ayam tidak sedap. Setelah saya konsumsi, langsung sakit perut dan mual – mual,” ungkapnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari PT Catering Tidar. (bet)















