Program ini merupakan inisiatif pembangunan fasilitas umum oleh pihak TNI. Prajurit TNI melaksanakannya secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Total ada sekitar 200 jembatan yang TNI bangun secara bersamaan.
Sebelumnya, banjir besar menerjang wilayah Desa Pusar pada tahun 2024. Bencana alam tersebut memutus jembatan lama milik warga setempat.
Akibatnya, warga terpaksa menyewa perahu kayu untuk menyeberang sungai. Mereka membutuhkan perahu demi menjalankan berbagai aktivitas harian.
Kini, masyarakat Desa Pusar menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah. Mereka sangat mendukung pembangunan kembali Jembatan Gantung Garuda. Fasilitas baru ini memberikan kemudahan besar bagi masyarakat luas.
Akses transportasi warga sekarang menjadi jauh lebih lancar. Selanjutnya, mereka bisa mudah menuju pusat aktivitas di seberang sungai. (*)












