### Balasan Cerdas Sang Diplomat

Dua tokoh kunci dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Suasana persahabatan, hikmat, dan dedikasi dari dua generasi pemimpin bangsa. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia, terlihat dalam balutan seragam dan peci hitam khasnya, menatap ke depan dengan tenang. Di sampingnya, Haji Agus Salim, ‘The Grand Old Man’ diplomat Indonesia.
TRANSPARANN.ID – Pada 1953, Haji Agus Salim mewakili Indonesia di Inggris. Ia menghadiri acara penobatan Ratu Elizabeth II.
Sang diplomat membalas ejekan bangsawan Eropa dengan sangat elegan. Senjata utamanya hanyalah sebatang rokok kretek dan kecerdasan berbicara.
Agus Salim menghadiri jamuan makan malam resmi yang mewah. Tokoh genius ini menguasai lebih dari sembilan bahasa asing.
Namun, ia tetap tampil sederhana di hadapan elit Eropa. Saat acara berlangsung, ia menyalakan rokok kretek khas Nusantara. Akibatnya, asap beraroma cengkeh menyebar perlahan ke seluruh penjuru aula.