Dalam gelaran kali ini, Pemkab menyediakan sedikitnya 300 paket sembako hemat. Paket tersebut berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, telur ayam 1 kg, dan mi instan 5 bungkus. Warga cukup menebusnya seharga Rp95.000, jauh lebih murah dari harga pasar yang mencapai Rp150.000 per paket.
“Masyarakat dapat membeli dengan harga yang jauh lebih murah karena telah disubsidi,” tegas Teddy.
Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bantuan sosial semata. Pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga dan menjamin kelancaran rantai pasok pangan di Kabupaten OKU.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu cemas akan ketersediaan sembako jelang pergantian tahun.
Menutup sambutannya, Bupati berpesan agar warga memanfaatkan momentum ini dengan bijak. “Berbelanjalah sesuai kebutuhan dan taati aturan panitia agar kegiatan berjalan kondusif, tertib, dan lancar,” imbaunya.
Sebagai informasi, semangat berbagi ini tidak berhenti di Tegal Arum. Pemkab OKU berencana melanjutkan estafet Pasar Murah ini selama tiga hari ke depan di berbagai lokasi berbeda di Kota Baturaja. (*)












