Bupati Teddy Bersama Forkompinda Pantau Keamanan Tahun Baru


Warga diminta merayakan pergantian tahun secara sederhana tanpa euforia berlebihan.


Sikap ini merupakan bentuk empati terhadap korban bencana alam di daerah lain.


Saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar saat ini sedang tertimpa musibah.
“Kami menganjurkan masyarakat dan tokoh agama menggelar doa bersama,” tegas Teddy.


Doa tersebut bertujuan agar wilayah OKU mendapat keberkahan dan tetap damai.
Pemerintah berharap daerah ini terhindar dari segala bentuk bencana dan permasalahan.


Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo menjelaskan teknis pengamanan di lapangan.

Baca Juga :   KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di OKU


Pihaknya menerjunkan 356 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait.


“Kami telah menempatkan personel di 31 titik jalan strategis,” jelas Endro.


Fokus pengamanan meliputi sentra keramaian seperti Taman Kota Baturaja dan Citimall Baturaja.


Kapolres memerintahkan pengamanan berlangsung hingga pukul 00.00 WIB dan seterusnya.


Seluruh personel tetap siaga untuk mengantisipasi massa yang masih merayakan tahun baru.


Langkah ini penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.


“Kami mengantisipasi balap liar dan gangguan lain pasca pergantian tahun,” pungkasnya. (*)