### Soroti Administrasi dan Penataan Kota

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wula memimpin apel gabungan ASN.
TRANSPARANN.ID, SUMBA BARAT DAYA – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wula menyoroti kedisiplinan aparatur secara serius.
Ia menekankan kepatuhan seluruh pegawai terhadap jam kerja yang berlaku.
Menurutnya, kedisiplinan merupakan tolak ukur utama keseriusan ASN dalam melayani masyarakat.
“Masyarakat mustahil merasakan pelayanan prima jika kita tidak disiplin waktu,” tegasnya di hadapan peserta Apel Gabungan ASN di halaman Kantor Bupati, Senin, 5 Januari 2026.
Also Read
Wakil Bupati Dominikus A.R. Kaka turut mendampingi dalam kegiatan tersebut.
Para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, serta seluruh ASN Pemkab Sumba Barat Daya juga mengikuti apel ini dengan khidmat.
Selanjutnya, Bupati mendesak pimpinan OPD agar tidak menunda urusan administrasi.
Ia menaruh perhatian khusus pada penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPD).
Keterlambatan administrasi pasti menghambat pelaksanaan program pemerintah tahun 2026.
Di sisi lain, Bupati mengapresiasi kinerja Satpol PP SBD dalam menertibkan pedagang kaki lima.
Petugas telah membersihkan bahu jalan negara dari aktivitas perdagangan liar.
Langkah tegas ini penting demi menjaga ketertiban serta keselamatan pengguna jalan raya.
“Kita menata kota agar lebih aman, bukan untuk mematikan usaha masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah daerah berencana segera meresmikan Tambolaka Kuliner Center sebagai solusi.
Fasilitas ini menyediakan tempat berjualan yang layak bagi pelaku UMKM lokal.
Bupati menargetkan peresmian pusat kuliner tersebut paling lambat pada 20 Februari 2026.
“Penataan kota harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi rakyat,” pungkasnya. (*)















