### Berkat Uluran Tangan Masyarakat Sukses Galang Donasi

GMNI Cabang Sumba Barat Daya membaur bersama warga korban kebakaran.
TRANSPARANN.ID — Duka mendalam menyelimuti Kampung Yaru Wora, sebuah situs yang memegang teguh estetika dan nilai budaya masyarakat Sumba.
Kebakaran hebat melanda desa di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, pada Jumat siang, 5 Desember 2025. Peristiwa itu menghanguskan 28 unit rumah adat warga.
Peristiwa pilu ini memang tidak merenggut korban jiwa, namun si jago merah tanpa ampun melahap habis seluruh harta berharga, dokumen penting, dan perkakas rumah tangga milik warga.
Also Read
Merespons musibah ini, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumba Barat Daya (SBD) segera bergerak.
GMNI Terjun Langsung, Jalankan Amanat Kemanusiaan
Ketua DPC GMNI Sumba Barat Daya, Dedianto Daghu Kezo, bersama jajaran pengurusnya, hadir langsung di tengah lara masyarakat korban.
Dedianto menegaskan bahwa warga Kampung Yaru Wora saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.
“Masyarakat Kampung Yaru Wora tentu membutuhkan uluran tangan dari siapa pun yang tergerak untuk membantu,” ujar Dedianto.
Ia menjelaskan, GMNI SBD hadir bukan tanpa alasan, melainkan untuk menjalankan amanat ideologi Marhaenisme yang secara gamblang menekankan nilai-nilai kemanusiaan demi mewujudkan Sosialisme Indonesia.
Untuk merealisasikan misi kemanusiaan ini, GMNI SBD segera menggalang dana (open donasi) dengan turun langsung ke jalan selama tiga hari.
Aksi ini menyasar wilayah strategis, termasuk Pasar Omba Komi, Kota Tambolaka, serta kawasan Kantor Daerah (Kadul) Kabupaten Sumba Barat Daya.
Penggalangan Dana Hasilkan Jutaan Rupiah dan Logistik
Menariknya, dengan segala keterbatasan, GMNI SBD berhasil menghimpun bantuan signifikan dari masyarakat. Mereka sukses mengumpulkan uang tunai sebesar Rp8.582.000, dan masyarakat juga menyumbangkan bantuan dalam bentuk pakaian layak pakai.
Dari total dana yang terkumpul, Dedianto memaparkan, GMNI SBD membelanjakan kebutuhan pokok berupa beras, susu kaleng, telur ayam, mi instan, dan minyak goreng.
Selain itu, mereka juga membeli perabot rumah tangga esensial, seperti ember, bokor, gayung mandi, dan baskom.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada GMNI Sumba Barat Daya sebagai penyalur bantuan. Penyaluran ini menegaskan bahwa GMNI adalah organisasi yang jelas arah dan perjuangannya,” tegas Dedianto.
GMNI SBD melaksanakan penyerahan dan penyaluran bantuan hasil open donasi ini pada Minggu, 14 Desember 2025.
Pengurus GMNI SBD menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada masyarakat korban kebakaran di Kampung Adat Yaru Wora, sekaligus memastikan setiap donasi sampai tepat sasaran. (kobus)















