### Upaya Konkret Wujudkan Desa Bersih dari Narkoba

BNNK OKU Timur gelar tes urine aparatur desa Kabupaten OKU, Selasa, 16 Desember 2025 di Kantor Kecamatan Baturaja Timur.
TRANSPARANN.ID, OKU – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OKU Timur menggelar tes urine terhadap para perangkat desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Tindakan tegas ini merupakan bagian dari program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) untuk memastikan aparatur desa bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Dalam operasi ini, BNNK OKU Timur secara khusus menyasar posisi-posisi kunci di tingkat desa. Mereka yang menjalani tes meliputi Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua Karang Taruna, Ketua BUMDes, hingga Ketua Koperasi Merah Putih. Dengan demikian, seluruh aparatur desa dituntut membuktikan diri bebas dari narkoba.
Kepala BNNK OKU Timur, AKBP Efriyanto Tambunan, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama empat hari. Untuk memastikan jangkauan yang luas, pelaksanaannya dibagi ke dalam empat zona. “Hari ini, Selasa (16/12/2025), kami memusatkan tes urine di Kantor Camat Baturaja Timur,” ujar AKBP Tambunan. “Pesertanya berasal dari empat kecamatan, yakni Lubuk Batang, Lubuk Raja, Baturaja Barat, dan Baturaja Timur,” tambahnya.
Also Read
Sebelumnya, pada hari Senin, BNNK telah lebih dulu menggelar kegiatan serupa di zona yang berpusat di Kantor Camat Pengandonan. Menurut Tambunan, tujuan utama bukanlah mencari kesalahan, melainkan sebagai langkah pencegahan dan penyelamatan. “Jika kami temukan hasil positif, kami akan langsung mengarahkannya ke rehabilitasi,” tegasnya. “Jenis perawatannya, baik rawat jalan maupun rawat inap, akan menyesuaikan hasil asesmen,” lanjutnya.
Selain itu, BNNK juga menerapkan pengawasan ketat sebelum tes dimulai. Seluruh perangkat desa harus menjalani pemeriksaan dan penggeledahan terlebih dahulu untuk mencegah tindakan-tindakan yang mencurigakan.
BNNK menyediakan fasilitas tes mandiri bagi perangkat desa yang tidak memenuhi jadwal. Mereka (BNNK) mendesain strategi ini untuk memutus peredaran narkotika di wilayah desa. Pemerintah dan masyarakat juga menuntut setiap aparatur desa tampil sebagai garda terdepan yang menciptakan rasa aman dalam perang melawan narkoba. (*)















