### Terjaring Operasi Pekat Musi 2025

Leo Karnadi diamankan di Polsek Baturaja Barat.
TRANSPARANN.COM – Minggu, 23 Februari 2025, sekitar pukul 00.10 WIB, di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, anggota Polsek Baturaja Barat berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana membawa, menyimpan, memiliki, dan menguasai senjata tajam tanpa hak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951.
Identitas pelapor adalah Komang Septianus G, seorang anggota Polri berusia 27 tahun yang bertugas di Kabupaten OKU. Identitas tersangka adalah Leo Karnadi (27), warga Kelurahan Batu Kuning Rt. 09 Rw. 03, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU.
Kronologis penangkapan berawal dari patroli hunting yang dilakukan personel Polsek Baturaja Barat dalam rangka Operasi Pekat Musi 2025. Saat sedang melaksanakan tugas, petugas melihat tersangka berada di pinggir Jalan Lintas Sumatera. Tersangka diduga hendak melakukan pungli sehingga petugas mendekatinya. Namun, tersangka tiba-tiba berusaha melarikan diri dan melakukan gerakan mencurigakan.
Also Read
Petugas segera melakukan upaya paksa penggeledahan dan menemukan senjata tajam jenis pisau dengan ukuran sekitar 25 cm yang disembunyikan di balik pinggang sebelah kanan tersangka. Pisau tersebut memiliki gagang kayu berwarna coklat.
Setelah penemuan senjata tajam tersebut, tersangka langsung diamankan oleh petugas dan dibawa ke Mapolsek Baturaja Barat untuk dilakukan tindakan kepolisian lebih lanjut. Tindakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa tersangka tidak membawa senjata tajam lainnya serta memproses hukum kasus dugaan tindak pidana ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurut Undang-Undang Darurat No 12 tahun 1951 Pasal 2 ayat 1, barangsiapa yang membawa, menyimpan, memiliki, atau menguasai senjata tajam tanpa hak dan bukan profesinya, dapat dikenakan sanksi pidana. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari potensi ancaman kekerasan yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan senjata tajam secara tidak bertanggung jawab.
Operasi Pekat Musi 2025 merupakan operasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam rangka memberantas penyakit masyarakat seperti premanisme, pungutan liar, dan tindak pidana lainnya yang meresahkan warga. Operasi ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polres OKU.
Kasus ini juga menjadi perhatian masyarakat karena semakin banyaknya kasus serupa yang terjadi belakangan ini. Diharapkan dengan pengungkapan kasus ini, masyarakat dapat lebih waspada dan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian sangat penting dalam upaya pencegahan dan penindakan tindak pidana. Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat tidak ragu untuk melaporkan kegiatan mencurigakan atau tindakan yang melanggar hukum di lingkungan sekitar.
Dengan adanya kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana serupa dan mendorong terciptanya situasi yang lebih kondusif di wilayah Kabupaten OKU. Kepolisian juga akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan operasi guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat terjaga dengan baik. (bet)














