### Program Gizi Malah Beri Racun

KORBAN : Miris! Anak-anak tak berdosa terbaring lemas dengan selang infus. Mereka menjadi korban nyata proyek MBG. Penyelenggara wajib bertanggung jawab!
TRANSPARANN.ID, BIREUEN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru menebar petaka nyata. Puluhan anak di Bireuen tumbang akibat keracunan massal.
Mereka mengonsumsi paket makanan tersebut pada Kamis (26/2/2026). Tragedi memalukan ini terjadi di Kecamatan Simpang Mamplam. Pemerintah dan penyelenggara sungguh lalai menjaga nyawa anak-anak!
Gejala mengerikan menyerang para korban setelah berbuka puasa. Anak-anak polos itu mual, pusing, muntah, hingga diare parah.
Also Read
Mereka menyantap paket MBG yang dibagikan sore harinya. Akibatnya, UPTD Puskesmas Simpang Mamplam penuh sesak sejak malam.
Ruang IGD sungguh kacau karena pasien terus berdatangan. Bahkan, petugas medis kewalahan menangani puluhan anak malang tersebut.

Polisi menyegel gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Bireuen. Segel ini jangan cuma sekadar pajangan pemanis. Usut tuntas dalang utamanya!
Selanjutnya, beberapa korban kritis terpaksa dirujuk ke rumah sakit terdekat. Ambulans meraung-raung merobek malam demi menyelamatkan nyawa generasi bangsa.
Kepala Puskesmas Simpang Mamplam, Suryani, membenarkan tragedi tragis ini. Pihaknya langsung menginfus puluhan pasien di ruang gawat darurat.
Yayasan Bumi Produksi Gizi selaku penyalur harus bertanggung jawab! Jangan sekadar melempar kesalahan pada pemasok UMKM lokal.
Zamzami dari pihak yayasan mengklaim sedang mengecek menu bakso. Namun, alasan itu sungguh klise dan sangat tidak berempati.
Bagaimana bisa menu yang diawasi ahli gizi mengandung racun? Pemerintah wajib mengevaluasi total program pembawa petaka ini.
Kami menuntut investigasi tuntas dan sanksi tegas bagi kelalaian ini! Nyawa anak-anak kita bukan bahan percobaan proyek asal-asalan!











