Garuda Kalah Terhormat, Runner-up Asia

Sayangnya, kemenangan di depan mata harus tertunda. Mahdi Karimi menyamakan kedudukan menjadi 4-4 dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

Drama sesungguhnya terjadi pada masa perpanjangan waktu yang sangat menegangkan. Israr Megantara sempat melambungkan asa juara lewat gol indahnya. Akan tetapi, Abbasi kembali menjadi mimpi buruk dengan gol penyeimbangnya menjadi 5-5.

Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui babak adu penalti yang kejam. Nasib kurang beruntung menimpa Indonesia di babak penentuan ini. Kita harus menyerah dengan skor penalti 4-5 dari Iran.

Baca Juga :   Target Tidak Mudah, Shin Tae-yong Tetap Ambisi

Mimpi mengangkat trofi juara Asia pertama kali pun harus tertunda. Meski demikian, pencapaian ini tetap menjadi prestasi terbaik sepanjang sejarah futsal tanah air. Skuad Garuda pulang dengan kepala tegak sebagai runner-up terbaik Asia.

Hector Souto tetap bangga meski gagal mengawinkan gelar Piala AFF dan SEA Games dengan trofi Asia. Perjuangan ini akan selalu dikenang sebagai bukti kebangkitan futsal Indonesia. (*)