### Bupati Teddy Ajak Warga OKU Heningkan Cipta

Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah.
TRANSPARANN.ID – Di tengah hiruk-pikuk menyambut pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memilih jalan sunyi. Tak ada pesta kembang api atau konvoi kendaraan tahun ini; Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, mengajak warganya menundukkan kepala sejenak bagi saudara-saudara yang tengah dirundung duka bencana.
Seruan menyentuh ini tertuang resmi dalam Surat Edaran Nomor 100/228/I/2025. Melalui surat yang ia tandatangani langsung tersebut, Teddy mengetuk hati seluruh elemen—mulai dari Perangkat Daerah, Pemerintah Desa, Badan Usaha, Ormas, OKP, komunitas, hingga masyarakat umum—untuk menahan diri dari euforia perayaan yang berlebihan.
Bagi Teddy, sorak-sorai pesta terasa kurang elok saat air mata masih membasahi wajah korban bencana alam di provinsi tetangga.
“Mengingat ada bagian dari keluarga besar kita di belahan provinsi lain yang sedang berduka akibat dilanda bencana alam. Mari kita tunjukkan rasa empati yang mendalam,” ungkap Teddy.
Also Read
Selanjutnya, Bupati meminta masyarakat mengganti hingar-bingar konvoi dan pesta keramaian dengan kegiatan yang lebih bermakna.
Ia mengimbau organisasi keagamaan untuk menghidupkan tempat-tempat ibadah dengan doa bersama, memohon keselamatan dan kekuatan bagi bangsa ini.
Lebih jauh, Teddy berharap momen pergantian tahun ini menjadi ajang pembuktian kepedulian warga OKU.
Ia mendorong masyarakat untuk menyisihkan rezeki, memberikan bantuan moril maupun materiil demi meringankan beban penderitaan para korban.
“Tunjukkanlah kepedulian dan rasa prihatin kita. Bantuan sekecil apapun akan menjadi penguat bagi mereka untuk bangkit kembali,” tambahnya.
Selain mengajak warganya berempati, Teddy juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan diri sendiri dan keluarga.
Ia meminta seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap ancaman banjir dan tanah longsor, mengingat cuaca ekstrem yang masih menyelimuti.
“Semoga kita semua dalam lindungan Yang Maha Kuasa. Untuk keluarga kita yang terkena musibah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, semoga diberikan kelapangan hati dan ketabahan luar biasa untuk menerima cobaan ini,” tutur Bupati Teddy. (*)














