Inovasi SMK Negeri 3 OKU Ubah Motor BBM Jadi Listrik

foto : transparann.id
Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah uji coba innovasi siswa SMK Negeri OKU.

Di sisi lain, Kepala SMK N 3 OKU, Berkat Hanafi, bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana, Aidil, mengungkapkan tantangan yang dihadapi. “Saat ini kami baru memproduksi tiga unit. Kendala terbesarnya adalah harga bahan baku yang masih mahal,” jelas Aidil.

Sebagai contoh, untuk satu unit motor listrik, sekolah menghabiskan dana sekitar Rp 20 juta. “Komponen termahal adalah baterai lithium ion yang mencapai Rp 8 juta,” tambahnya. Meski demikian, motor hasil konversi ini telah memiliki performa yang cukup baik. Aidil memaparkan, kendaraan ini mampu menempuh jarak 40-50 km dan mencapai kecepatan 80 km/jam. “Motor ini juga sudah tahan air sesuai standar uji Kementerian Perhubungan,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Aidil berharap agar program ini bisa berlanjut. “Kami berharap Pemda dapat melirik produk ini dan membantu mencari solusi jangka panjang agar produksi skala besar dapat terwujud,” pungkasnya. Dengan demikian, inovasi ramah lingkungan ini diharapkan dapat lebih banyak digunakan oleh masyarakat OKU ke depannya. (bet)

Exit mobile version