PATI  

Skandal MBG Pati: Gizi Buruk, Dana Raib

Oleh karena itu, Sobri mempertanyakan keberadaan ahli gizi.

“Ke mana ahli gizi? Kami minta mereka hadir!” tantangnya.

Program ini seharusnya memperbaiki gizi anak bangsa. Nyatanya, pelaksana malah mencekoki siswa dengan makanan sampah. Sobri mengancam akan membubarkan paksa program manipulatif ini. Ia menolak diam melihat negara membodohi rakyat.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG, Viki Ardiyan Listiyanto, berdalih. Ia memang meminta maaf secara formalistis kepada warga. Namun, ia bersikeras menolak tuduhan penyelewengan dana tersebut.

Viki mengklaim pendistribusian sudah sepenuhnya sesuai aturan. Ia berlindung di balik pagu harga Disperindag Pati.

“Kami tidak melebihkan harga. Semua operasional sesuai standar,” elaknya.

Alih-alih mengevaluasi gizi, Viki justru buru-buru melanjutkan distribusi. Ia beralasan harus mengejar target pengiriman ke 35 sekolah.

Di sisi lain, aparat Polisi dan TNI berjaga ketat. Mereka mengamankan area sekitar Kantor Kepala Desa Tlogorejo. Warga menuntut evaluasi total secepatnya. Negara tidak boleh menjadikan gizi anak sebagai lahan korupsi! (*)

Exit mobile version