Siswa Keracunan Makanan Busuk Program MBG

“Kami sering terima makanan busuk seperti ini,” tegas Ida dengan nada tinggi.

Konflik memanas saat Ida meminta pertanggungjawaban pengelola. Pihak penyedia MBG malah menyarankan sekolah memindahkan kerja sama ke dapur lain. Ida menilai respons tersebut sebagai bentuk lepas tanggung jawab atas keselamatan siswa.

Sementara itu, Kepala SPPG Dapur Hajjah Lis, Abib Saputra, tidak bisa mengelak. Ia mengakui adanya kelalaian fatal dalam proses penyediaan makanan hari itu. Pihaknya berjanji memberikan kompensasi berupa susu dan obat-obatan.

Data lapangan mencatat 11 siswa mengalami gejala keracunan serius. Korban menderita sakit perut, diare, hingga muntah-muntah hebat. Pihak sekolah kini menuntut evaluasi total terhadap vendor penyedia makanan tersebut. (*)

Exit mobile version