### Awas terjadi penipuan minta setor uang

Komandan Kodim 0403 OKU, Letkol Inf Harri Harri Feriawan Rumawatine.
TRANSPARANN.COM, BATURAJA – 5.000 siswa TK, 35.000 siswa SD dan 15.000 siswa SMP di Kabupaten OKU belum merasakan Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi Presiden RI, H Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.Kendati belum kick off namun kasak – kusuk Program MBG di Kabupaten OKU dihebohkan pada Senin, 6 Januari 2025 yang lalu kalau salah satu SD di Kabupaten OKU akan turut serta menjadi salah satu SD yang serentak se Indonesia kick off Program MBG.
Nyatanya, pelaksanaan MBG di SD di OKU tersebut batal dilaksanakan lantaran packaging paket MBG tidak lengkap dari catering.
Also Read
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, Deddy Wijaya SKM MKes, mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti penunjukan Asosiasi Catering Kabupaten OKU. “Belum ada penujukan secara resmi dari BGN,” tukas Deddy.
Diakui Deddy, bahwa Ketua Asosiasi Catering Kabupaten OKU ini merupakan staff Dinas Kesehatan Kabupaten OKU. Namun, dirinya tidak mengetahui secara pasti sejauh mana koordinasi Asosiasi Catering OKU dengan BGN. “Apakah mereka memang yang ditunjuk secara resmi karena sampai saat ini BGN Pusat belum turun ke OKU,” tegas Deddy. https://transparann.id/program-makan-bergizi-gratis-di-oku-tertunda-ini-penjelasan-dinas-kesehatan/?amp=1
Terpisah, Komandan Kodim 0403 OKU, Letkol Inf Harri Harri Feriawan Rumawatine, dikonfrimasi portal ini terkait penunjukan catering pelaksana Program MBG di Kabupaten OKU, menegaskan, bahwa secara pelaksanaan Program MBG di Kabupaten OKU kami belum menerima informasi terkait makan bergizi gratis ini mengambil catering apalagi apalagi sampai mengutip dana untuk menjadi penyedia makanan. “Tidak ada pungutan seperti itu. Hal ini sudah terjadi di beberapa Provinsi. Nah, saya minta hal tersebut tidak terjadi di Kabupaten OKU, OKU Timur dan OKU Selatan,” tukas Harri.
Dikatakan Harri, hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi terkait dengan adanya penunjukkan catering dari BGN. karena tidak ada arahan penujukkan catering apalagi sampai dengan menyetorkan dana untuk menjadi penyedia makanan dalam kegiatan ini. “Kalau menemui hal tersebut dapat dilaporkan kepada Kodim 0403/OKU untuk kita tindaklanjuti,” tegas Harri. (bet)













